0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Parkir Purwosari – Gendengan Digeser ke Jalur Lambat

foto: Rosyid
Jasa penukaran uang yang tadinya berada di tepi jalan berpindah ke bukaan separator jalur utama dan jalur lambat (foto: Rosyid)

Solo – Parkir motor dan mobil di Sisi Utara Jalan Slamet Riyadi Ruas Purwosari – Gendengan digeser ke jalur lambat untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang melewati jalan tersebut. Selain parkir, jasa penukaran uang receh di area tersebut juga diminta berpindah ke jalur lambat atau masuk di antara bukaan separator jalan. Aturan tersebut mulai disosialisasikan kepada juru parkir, Sabtu (2/7).

“Sementara kami alihkan ke jalur lambat agar badan jalan lebih lebar,” kata Staff UPTD Perparkiran, Mudo Prayitno kepada wartawan di sela-sela sosialisasi.

Selama ini, Sisi Utara Jalan Slamet Riyadi memang menjadi lahan parkir untuk masyarakat yang beraktifitas di Jalan utama Kota Solo. Pengalihan tersebut bertujuan agar badan jalan di ruas Purwosari – Gendengan bisa berfungsi optimal.

Dengan digesernya parkir dan jasa penukaran uang ke jalur lambat, badan utama jalan bisa digunakan seluruhnya untuk menampung arus lalu lintas yang diperkirakan akan didominasi kendaraan dari arah Barat. Rencananya, peraturan itu berlaku hingga H+2 Lebaran 2016 nanti.

foto: Rosyid

foto: Rosyid

“Pengalihan hanya dari Purwosari sampai Gendengan saja karena memang di situ ada penyempitan jalan. Dari Gendengan sampai Gladag masih bisa untuk parkir karena jalannya masih lebar,” tambahnya.

Pengalihan tersebut, menurut Mudo tak akan mengganggu fungsi jalur lambat sebagai fasilitas untuk pesepeda atau becak. Pengalihan tersebut tidak akan memakan habis jalur lambat karena hanya menggunakan separuh jalur.

Lagipula pengalihan sifatnya sementara. Pantauan Timlo.net, becak dan sepeda masih bisa lewat dengan lancar di depan Stasiun Purwosari maupun Kantor PLN. Namun melihat lebar jalur, becak akan kesulitan bila berpapasan dengan becak dari arah berlawanan.

Jalan Slamet Riyadi diperkirakan akan semakin padat seiring semakin dekatnya Lebaran 2016. Berdasarkan traffic counting Dishubkominfo Solo, mayoritas kendaraan dari luar kota memasuki Solo melalui Kleco. Sebagian besar melanjutkan ke Selatan melalui Simpang Faroka atau Kerten namun tak sedikit yang melanjutkan ke Jalan Slamet Riyadi.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge