0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ada Komando, TNI Langsung Masuk Filipina

merdeka.com
Pasukan TNI (merdeka.com)

Timlo.net – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu memberikan sinyal mengerahkan pasukan TNI untuk membebaskan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf Filipina. Ryamizard sendiri sudah bertemu langsung dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membahas hal tersebut.

“Jadi pengerahan pasukan seperti yang disampaikan oleh Menhan RI hasil koordinasi dengan Menhan Filipina ini ada informasi positif bahwa Menhan nantinya akan ijinkan (tentara Indonesia masuk ke Filipina),” kata Gatot Nurmantyo, Jumat (1/7).

Namun Gatot tidak menjelaskan lebih detail untuk teknis pembebasan sandera. Tindak lanjutnya akan dikoordinasikan dengan Panglima Filipina. Dia mengakui, awalnya TNI tidak diperbolehkan memasuki wilayah hukum Filipina.

“Setiap perjanjian negara dengan luar negeri pasti harus diratifikasi dengan legislatif di Filipina. Nah UU di Filipina tidak mengijinkan itu tentara luar operasi di Filipina, tetapi dengan perkembangan yang baru ini sudah bisa dilobi dan bisa diratifikasi dan kita bisa segera,” ujarnya.

Gatot menegaskan, TNI selalu siap kapanpun tiba waktunya pembebasan sandera.

“TNI selalu siap 24 jam, begitu hari ini disampaikan, paling lama 2 jam kita sudah bisa bergerak,” jelas dia.

Gatot menjelaskan, terkait patroli dan pengawalan kapal berbendera Indonesia di perairan Filipina, nantinya akan dilakukan secara bersama-sama. Tujuannya, perjalanan kapal yang utamanya membawa batu bara ke Filipina, berjalan lancar tanpa drama penyanderaan oleh kelompok bersenjata.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge