0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Juni, Inflasi Solo Melonjak Tajam

Pedagang ayam potong (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Angka inflasi Kota Solo pada Juni 2016 menunjukkan kenaikan secara tajam. Berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), daging ayam ras adalah komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar.

“Juni inflasi kita sebesar 0,22 persen, atau lebih tinggi bila dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mengalami inflasi 0,04 persen,” ujar Kepala BPS Solo R Bagus Rahmat Susanto kepada wartawan, Jumat (1/7).

Dikatakan, dari tutjuh kelompok pengeluaran konsumsi yang dihitung Indeks Harga Konsumennya (IHK). Enam kelompok pengeluaran mengalami kenaikan, yaitu kelompok bahan makananan naik 0,48 persen, kelompok perumahan,air,listrik,gas dan bahan bakar naik 0.16 persen, kelompok sandang naik 0,01 persen, kelompok kesehatan naik 0,03 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga naik 0,12 persen.

Sementara itu, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga memberikan andil positif terhadap inflasi di antaranya adalah daging ayam ras naik 6,70 persen atau memberi andil terhadap laju inflasi sebesar 0,07 persen, apel naik 14,65 persen ata dengan memberi andil inflasi sebesar 0,04 persen, cabai rawit naik 14, 68 persen atau memberikan andil 0,03 persen.

“Daging ayam ras memberikan andil inflasi terbesar pada Juni, karena dipengaruhi tingginya permintaan khususnya saat Ramadan,” jelasnya.

Dirinya juga memprediksi, angka inflasi pada Juli juga akan cenderung mengalami kenaikan karena seiring dengan adanya libur panjang dan Lebaran.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge