0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tujuh SDN Digabung Jadi Tiga Sekolah

Wahyono (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Sebanyak tujuh Sekolah Dasar Negeri di Kota Solo, tahun ajaran 2016/2017 ini digabung menjadi tiga. Penggabungan ini dilakukan sebagai efisiensi manajemen pengelolaan.

“Penggabungan kali ini bukan karena kekurangan siswa, tetapi memang efisiensi,” jelas Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Surakarta, Wahyono kepada wartawan, di kota Solo, Kamis (30/6).

Ketujuh SDN yang akan digabung, menurut Wahyono, sebenarnya memiliki siswa cukup banyak, dan rata-rata memiliki klas parallel. Seperti penggabungan terhadap SDN Cengklik 1 dan 2 di Kecamatan Banjarsari, Solo, salah satunya lantaran saling berdekatan. Begitu pula SDN Mijen 1 dan 2 Jebres, juga SDN Sondakan, SDN Premulung dan SDN Tegalmulyo yang berada dalam satu kompleks sehingga seringkali terjadi miss komunikasi.

Penggabungan itu, menurut Wahyono, selain mempermudah pengendalian, juga akan memperkuat komite dan kualitas sekolah untuk lebih berprestasi. Setelah dilakukan penggabungan,  nantinya masing-masing sekolah akan memiliki 18 rombongan belajar rombel.

“Surat Keputusan SK  Penggabungan 7 Sekolah tersebut juga telah ditandatangani Walikota Surakarta dengan nomor 421 .2/34/1/2016, dan akan diberlakukan mulai tahun ini,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge