0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TimloMagz

Belajar Menulis Al Quran melalui Batik

foto: David
Belajar Menulis Al Quran melalui Batik (foto: David)

Timlo.net – Di salah satu rumah yang berada di sudut Kota penghasil batik paling popular di negeri ini sejumlah orang sibuk menulis Al Quran pada sebuah kain. Di Kampung Batik Laweyan inilah lahir sebuah karya seni religius bernama Al Quran Batik lahir dari tangan masyarakat.

Dengan memanfaatkan pewarna alami, Al Quran Batik dibuat secara berjamaah oleh warga kampung dan sejumlah mahasiswa. Dan sebenarnya, mereka tidak sekadar membuat batik, namun secara tidak langsung belajar menulis dan membaca Al Quran.

“Salah satu inpirasi Al Quran batik ini datang dari program baca tulis Al Quran, di mana Al Quran ditulis tipis dan sebagai media belajar menulis dengan menebalkan tulisannya. Secara otomastis masyarakat bisa menulis dan juga membacanya,” kata pengagas Batik Al Quran, Alpha Fabela Priyatmono kepada TimloMagz.

Proses awal hingga akhir pembuatannya melbiatkan banyak orang, termasuk warga masyarakat sekitar dan mahasiswa. Ini bertujuan untuk belajar menulis dan membaca Al Quran dan diharapkan mampu memahami sekaligus mengapilkasikan di kehidupan sehari-hari.

Al Quran disalin ke dalam kain sesuai aslinya, termasuk huruf yang sudah baku. Baru kemudian di sekeliling tulisan diberi beraneka ragam motif batik. Prosesnya memang tidak sebentar, bahkan setelah selesai harus dilakukan pengecekan huruf demi huruf untuk menghindari kesalahan penulisan.

“Al Quran hurufnya sudah baku dan kita blat atau disalin ke dalam kain yang akan kita batik nantinya, setelah selesai penyalinan atau ngeblat kita serahkan ke pembatiknya, untuk diproses menjadi Batik Al Quran,” imbuhnya.

Di tangan pembatik, salinan huruf Al Quran yang ditulis dengan pensil ditebalkan dengan malam, sehingga mereka secara tidak langsung juga belajar menulis Al Quran. Satu kali lagi misi pembelajaran baca tulis Al Quran berhasil, setelah masyarakat dilibatkan menyalin Al Quran, kini pembatik juga secara tidak langsung belajar huruf-huruf Al Quran.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge