0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belasan Sniper Jaga Jalur Mudik Solo-Yogya

dok.timlo.net/aditya wijaya
Kapolres Klaten AKBP Faizal bersama Bupati Klaten Sri Hartini mengecek kesiapan personel dalam Apel Operasi Ramadniya 2016 di Candi Prambanan (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Polres Klaten bakal menerjunkan belasan sniper alias penembak jitu selama pelaksanaan Operasi Ramadniya Candi 2016. Mereka bakal ditempatkan di setiap pos pengamanan (Pospam) di sepanjang Jalan Yogya-Solo.

“Ada 14 sniper yang kita terjunkan dengan senjata lengkap dan berpakaian preman dari Satuan Reskrim,” kata Kapolres Klaten AKBP Faizal, Kamis (30/6).

Masing-masing Pospam arus mudik dan balik Lebaran itu akan diisi dua sniper. Adapun ketujuh Pospam terletak di Prambanan, Kraguman (Kecamatan Jogonalan), Tegalyoso (Kecamatan Klaten Selatan), Terminal Ir. Soekarno, Alun-Alun Klaten, Masjid Agung Al Aqsha, dan Karang (Kecamatan Delanggu).

Sniper diterjunkan untuk mengantisipasi para pelaku kejahatan menggunakan senjata api yang mencoba melakukan tindak pidana kriminalitas selama berlangsungnya operasi yang digelar dari H-7 sampai H+7 lebaran, atau 30 Juni-15 Juli 2016 itu. Selain itu, sebanyak 600 personil diturinkan di berbagai titik seperti, pospam, stasiun kereta api (KA), jalan raya, terminal, dan sejumlah objek vital lainnya.

“Alhamdulillah selama ini Klaten kondusif. Tapi jika ada tindak kriminalitas dengan kekerasan akan dilakukan tindakan tegas secara terukur. Penempatan itu (sniper) untuk melindungi masyarakat dan melindungi anggota polisi yang sedang bertugas,” tandas AKBP Faizal.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge