0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Apel Ramadniya, Polisi Musnahkan Miras dan Petasan

dok.timlo.net/aditya wijaya
Polres Klaten bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Klaten memusnahkan ratusan botol Miras hasil operasi pekat selama bulan Ramadan (dok.timlo.net/aditya wijaya)
Klaten — Polres Klaten memusnahkan ratusan botol minuman keras (Miras) berbagai merk, dan ratusan liter ciu, Kamis (30/6), usai apel pasukan Ramadniya Candi 2016 di lapangan Garuda Mandala, kompleks Taman Wisata Candi Prambanan. Miras tersebut merupakan hasil  penyitaan operasi Pekat Candi 2016.
“Selain Miras ada juga sejumlah petasan berbagai ukuran hasil razia pekat selama bulan Ramadhan. Tujuannya ,” kata Kapolres Klaten AKBP Faizal, Kamis (30/6).
Miras yang dimusnahkan antara lain, 669,8 liter Ciu, 19 botol bir bintang, 4 botol bir quines, 24 botol anggur merah, 7 botol prost beer, 28 draf beer, 11 anggur putih, 17 anggur kolesom, 1 botol wisky, 5 botol vodka. Pihaknya akan terus memberantas peredaran miras, judi maupun penyakit masyarakat lainnya. Komitmen tersebut untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Klaten agar selalu kondusif.
Sebelumnya, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Klaten, Arief Winarso mengatakan, selama bulan Ramadan pihaknya menggelar sidang tindak pidana ringan (tipiring) hingga malam hari. Hal itu menyusul banyaknya pelimpahan kasus Tipiring dari Polres Klaten selama operasi Pekat.
“Ketangkap sore hari langsung dilimpahkan, dan malam harinya diputus (sidang). Kalau mulainya (sidang) sekitar pukul 20.00 WIB setelah salat tarawih hingga pukul 22.00 WIB. Ada pengamen, kupu-kupu malam, hingga penjual miras,” kata Arief.
Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge