0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Arus Mudik, Polres Bentuk Tim Pengurai Kemacetan

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak memeriksa pasukan (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Polres Karanganyar membentuk tim khusus untuk mengurai kemacetan, pada Operasi Ramadaniya (Ramadan dan Hari Raya) 2016. Tim beranggotakan berbagai unsur kepolisian tersebut akan bergerak taktis, jika menemukan titik-titik kemacetan.

“Mereka akan mobile dengan sepeda motor, untuk memantau dan mencari titik kepadatan dan kemacetan. Jika menemukan kemacetan, tim ini akan menyusuri penyebab kemacetan. Misalnya karena pasar tumpah, ya yang ditangani pasar tumpahnya,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, Kamis (30/6).

Selama ini, penanganan kemacetan pada saat arus mudik dan arus balik dilakukan pada titik yang macet, dengan mengatur lalu lintas. Menurutnya, penanganan harus pada akar masalahnya.

“Tapi dengan mengurai pada akar masalahnya, diharapkan penyelesaian masalah bisa lebih cepat,” ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan, ada beberapa poin yang menjadi atensi dalam pelaksanaan Operasi Ramadaniya 2016. Poin tersebut antara lain kewaspadaan terhadap cuaca yang masih ekstrim hingga beberapa waktu ke depan. Polres, menyiapkan personel Search and Rescue (SAR) beserta peralatannya, untuk mengantisipasi jika terjadi bencana akibat cuaca ekstrim.

“Konflik horizontal juga diwaspadai. Jargon temu cepat lapor cepat diterapkan, sehingga jika menemukan potensi konflik bisa diantisipasi agar tidak meluas. Deteksi dini terkait tindak terorisme juga dilakukan. Wilayah-wilayah yang masuk peta lokasi kelompok radikal, dipantau intensif,” jelasnya.

Pembagian tunjangan hari raya (THR) juga menjadi atensi, karena rawan memicu konflik. Pengusaha di Karanganyar sudah diimbau untuk membayarkan THR sesuai waktu yang ditentukan.

“Momentum pembagian THR juga rawan memicu tindakan Curas. Karena itu, Polres siap membantu pengamanan,” tegasnya.

Dikatakan juga, untuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, Kapolres menginstruksikan agar pelanggarnya ditindak tegas dengan tilang.

“Memang, Operasi Ramadaniya sifatnya lebih persuasif. Tapi kami sudah meminta pada petugas, jika ada pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan laka, jangan ragu untuk menindaknya dengan tegas,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge