0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Habibie Didapuk Jadi Bapak Asuh Pengrajin Batik

Presiden Ketiga RI, BJ Habibie dipandu Istri Pimpinan Batik Keris, Lina Handianto melihat proses membatik dalam acara Indonesia Berkarya yang diprakarsai Lions Club Solo dan PT Batik Keris, Rabu (29/6) (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Presiden ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie didapuk menjadi bapak asuh Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pengrajin batik di Solo dan sekitarnya dalam acara Indonesia Berkarya di Batik Keris Coyudan, Rabu (29/6). Dalam acara tersebut, Habibie menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, UKM, dan pengusaha besar.

“Harus ada sinergi positif yang saling menguntungkan,” kata pria yang baru saja merayakan ulang tahunnya ke-80 pada 25 Juni lalu itu.

Presiden Ketiga RI, BJ Habibie menerima selendang selamat datang dari Istri Pimpinan Batik Keris, Lina Handianto dalam acara Indonesia Berkarya yang diprakarsai Lions Club Solo dan PT Batik Keris, Rabu (29/6) (timlo.net/ichsan rosyid)

Ia masih ingat ketika menjabat Menteri Riset dan Teknologi di era Orde Baru, pemerintah membuat program Plasma Inti Rakyat (PIR) dengan memberi bantuan dan pendampingan bagi pelaku usaha kecil. Program tersebutu disusun pemerintah karena menyadari pentingnya memberdayakan masyarakat tanpa harus memanjakan dengan bantuan langsung.

“Kita beri kailnya, bukan ikannya. Kalau ikan yang kita beri pasti habis dimakan. Kalau kail, bisa dipakai terus mencari ikan,” kata dia.

Presiden Ketiga RI, BJ Habibie memberi pengarahan kepada UKM binaan Batik Keris dalam acara Indonesia Berkarya yang diprakarsai Lions Club Solo dan PT Batik Keris, Rabu (29/6). (timlo.net/ichsan rosyid)

PT Batik Keris sendiri sejak lama membangun jaringan dengan para pengrajin. Tak kurang dari 60 pengrajin batik dari berbagai daerah kini menjadi suplaier Batik Keris. Tak hanya membeli hasil produksi UKM dari pengrajin, Batik Keris juga memberi bantuan alat produksi dan permodalan.

“Batik motif tradisional sekarang sudah dianggap kuno. Maka kami terus membuat motif dan desain yang up to date agar bisa diterima. Menurut kami itulah satu-satunya cara agar batik tetap bisa mempertahankan bangsa ini agar tetap ingat pada akar budayanya,” kata Pimpinan Batik Keris, Handianto Joko Saputro.

Direktur Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang, dan Aneka Kerajinan Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih juga turut mengapresiasi peran Batik Keris dalam memajukan industri kecil dan menengah. Menurutnya, hubungan Batik Keris dan UKM bisa menjadi contoh sinergi positif antara perusahaan besar dan UKM.

“Batik Keris sudah bertahun-tahun membina UKM di bidang batik. Dengan adanya itu, pemerintah sangat terbantu,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge