0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Tanggapan Dikpora Terhadap Pungutan di SMAN 5‪

timlo.net/eko prasetyo
Kepala Dinas Dikpora Solo, Etty Retnowati (timlo.net/eko prasetyo)

Solo — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Surakarta menyatakan akan segera melakukan checking kebenaran terkait laporan masyarakat tentang terjadinya pungutan pada siswa baru di SMA Negeri 5 Kota Surakarta.

”Surat yang diterima Orangtua Wali siswa dimungkinkan hanya sebagai gambaran kebutuhan Sekolah, dan sifatnya permintaan sumbangan. Sesuai Permendikbud nomor 44 tahun 2012, sumbangan diperbolehkan, namun dengan syarat tertentu,” jelas Kepala Dinas Dikpora Kota Surakarta Etty Retnowati, Rabu (29/6).

Besarnya sumbangan, menurut Etty, juga harus melalui proses di antaranya rapat komite, karena dalam aturan juga menyebutkan siswa Keluarga Miskin Gakin harus nol persen atau tidak diperbolehkan dipungut biaya apapun. Sebelum dilakukan Rapat Komite, pihak Sekolah juga harus menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah RAPBS, dan jika terjadi kekurangan ditawarkan dalam rapat tersebut.

Kepala Dinas Dikpora Solo mengatakan, seluruh biaya operasional sekolah negeri sudah mendapatkan anggaran dari Pemerintah, termasuk pembangunan pagar di SMA Negeri 5 yang mendapat anggaran dari APBD II.

Sumbangan sifatnya sukarela, dan hanya diperbolehkan untuk peningkatan kualitas hasil belajar mengajar, sehingga jika Orangtua siswa dan Komite menghendaki fasilitas melebihi standart, dapat dikomunikasikan bersama.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge