0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Lebaran, Harga Ayam Kampung Masih Stabil

dok.timlo.net/nanin
Pedagang ayam kampung (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Menjelang Lebaran, ayam kampung banyak diburu masyarakat. Biasanya, ayam kampung digunakan untuk opor sebagai hidangan saat Lebaran. Meningkatnya permintaan ayam kampung, mengakibatkan harga menjadi tinggi. Saat ini, sepekan sebelum Lebaran, harga ayam kampung masih stabil.

“Harganya masih stabil, kalau jago Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu, kalau babon (betina) harganya perekor masih Rp 70 ribu,” ujar Tukiyem, pedagang ayam asal Desa Sukorame, Musuk, ditemui di Pasar ayam Ngebong, Boyolali Kota, Rabu (29/6).

Namun untuk langganan atau pemilik warung makan harga bisa lebih murah. Biasanya, lanjut Tukiyem, selisih harga antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu dengan pembeli umum. Dalam sehari, Tukiyem sendiri mampu menjual 10 ekor ayam kampung.

“Ada yang buat persiapan Lebaran, tapi ada juga yang hendak dipelihara,” imbuhnya.

Pedagang lain, Suranti asal Klaten, harga ayam kampung saat ini sudah tinggi. Kenaikan harga sudah terjadi sebelum puasa. Kenaikan per ekor mencapai Rp 15 ribu.

“Walaupun mendekati Lebaran belum ada kenaikan, tapi kan sudah naik saat Ruwah kemarin,” ujarnya.

Diakui Suranti, saat harga ayam kampung naik, dirinya lebih memilih menjual daganganya ke masyarakat umum ketimbang ke pelanggan. Pasalnya, bila dijual ke pelanggan, keuntunganya sangat kecil. Meski begitu, Suranti mengaku sudah memiliki pengepul tetap asal Semarang yang biasanya membeli ayam dalam jumlah besar.

“Tiap hari bisa menjual 25 ekor ayam, lumayan buat Lebaran,” tandasnya gembira.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge