0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ada Alquran Tak Lengkap, MUI Bertindak

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Alquran dengan isi yang tidak lengkap beredar di Madiun, Jawa Timur. Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat bersama dengan Kementerian Agama dan polisi menyisir sejumlah toko buku di wilayah Madiun, guna mencari Alquran itu.

“Penyisiran ini dilakukan menyusul adanya laporan kepada MUI bahwa enam surat Al Quran cetakan penerbit Karya Agung raib alias tidak ada,” kata Ketua MUI Kota Madiun, Sutoyo, Rabu (29/6).

Keenam surat hilang adalah Al Fatah, Al Hujarat, Al-Qof, Ad Dzariat, At Tur, dan An Najm. Tim khusus itu menyisir empat toko buku terbesar di Kota Madiun, di antaranya Toko Bahagia, Media, Togamas, dan Gramedia.

Mereka memeriksa Alquran dijual di toko-toko buku itu satu persatu. Sejauh ini belum ditemukan Alquran cetakan penerbit Karya Agung.

“Jika nanti ditemukan, kami akan merekomendasikan untuk ditarik dari toko buku. MUI juga meminta masyarakat jeli dan waspada dalam membeli Alquran,” ujar Sutoyo.

Selain menarik dari peredaran, MUI juga meminta polisi segera bertindak. Sebab jika kondisi itu dibiarkan, ditakutkan dapat memicu konflik suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA). Salah satu pengelola toko buku setempat, Lina, mengaku pernah mendapat laporan dari konsumennya tentang keberadaan Alquran tidak lengkap itu.

“Atas laporan tersebut, kami memutuskan untuk menggantinya dengan yang baru. Sedangkan Alquran yang tidak lengkap tersebut kami minta untuk diretur,” kata Lina.

Lina mengatakan, dia telah menelusuri penerbit mencetak Alquran tak lengkap itu berada di Surabaya. Untuk itu, dia berkoordinasi dengan Kemenag Surabaya dan Kanwil Kemenag Jawa Timur, buat mengusut masalah Alquran tak lengkap itu. Termasuk kemungkinan Alquran tak lengkap itu telah beredar di wilayah Jatim.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge