0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Desak Pemerintah Ungkap Nama Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu

Solo – Sejumlah orang tua mengaku resah dengan maraknya berita vaksin palsu di media beberapa hari terakhir. Mereka mendesak pemerintah membuka gamblang rumah sakit mana yang menggunakan, termasuk merk vaksin apa saja yang dipalsukan.

“Kalau seperti ini, kita tidak tahu vaksin buat anak saya dulu itu asli apa tidak. Seharusnya pemerintah mempublikasikan nama-nama rumah sakitnya mana saja, sekalian vaksin yang dipalsukan itu merk apa,” kata salah satu warga Grogol, Poetri, Senin (27/6).

Dengan dipublikasikannya nama-nama rumah sakit dan merk vaksin yang dipalsukan, diharapkan orang tua bisa mengetahui apakah anaknya perlu divaksin ulang atau tidak. Sementara bila tidak ada kepastian, orang tua akan terus bertanya-tanya.

“Soalnya kan ada vaksin yang hanya boleh sekali diberikan dan hanya efektif diberikan pada usia tertentu. Mau vaksin ulang juga sulit,” tambahnya.

Poetri tidak sendiri. Ibu muda lainnya, Indri mengaku tidak tahu harus berbuat apa. Di satu sisi, ia tak tahu keaslian vaksin yang diberikan kepada anaknya. Di sisi lain, anaknya kini sudah berusia 6 tahun sehingga vaksin yang diberikan sudah cukup lengkap.

“Kita jadi tidak tahu sistem kekebalan tubuh anak kita sudah maksimal apa belum,” kata dia.

Meski tak dikabarkan tak membahayakan kesehatan, vaksin palsu jelas tidak akan meningkatkan imunitas penerima vaksin. Selain itu, vaksin palsu beresiko menimbulkan infeksi karena kebersihannya tidak bisa dipastikan.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge