0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gagal Penuhi Janji, Kades Songbledeg Ditahan

dok.timlo.net/tarmuji
Kades Songbledeg Sutoto (memakai rompi tahanan korupsi Kejari Wonogiri) (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Setelah dua kali ingkar janji, dengan berbagai pertimbangan akhirnya Kejari Wonogiri melakukan penanahanan terhadap Kades Songbledeg tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana desa 2013-2015, Senin (27/6) sore.

“Saat ini tersangka kita titipkan ke Rutan Kelas II B Wonogiri, statusnya dia merupakan tahanan penyidik Kejari Wonogiri,” ungkap Kajari Wonogiri Tri Ari Mulyanto melalui Kasie Pidana Khusus Hafidz Muhyidin.

Hafidz menyebut upaya penahanan tersangka dugaan kasus korupsi APBDes yaitu Kades Songbledeg, Kecamatan Pracimantoro, Sutoto berdasarkan berbagai pertimbangan, di antaranya terkait pengembalian kerugian negara yang semula disepakati tersangka, namun hingga batas waktu yang ditentukan, Sutoto belum dapat memenuhinya.

“Berdasarkan hasil penyidikan perbuatan telah memenuhi dua alat bukti yang sah, dan Pasal 21 KHUP dimana disebutkan tersangka dikhawatirkan melarikan diri,merusak atau menghilangkan barang bukti dan tersangka dikhawtirkan mengulangi tindak pidana lagi, maka kita terapkan penahanan terhadap tersangka,” jelasnya.

Dia menyebut upaya Kejari Wonogiri dalam menangani kasus korupsi bukan hanya menjebloskan pelaku ke balik jeruji besi atau penjara saja, namun pihaknya juga berupaya untuk mengembalikan kerugian negara.

“Ini merupakan sudah kalinya,hingga sampai saat ini pun dia masih berkata dalam proses berupaya mengembalikan kerugian negara,” katanya.

Terkait pengembalian uang negara, Hafidz mengatakan, jika ada tiga tahapan. Bisa di saat tahap penyidikan, tuntutan dan tahap putusan majelis hakim.

“Semua kita serahkan kepada yang bersangkutan atau keluarganya terserah mereka mau memilih yang mana, yang intinya kerugian negara ini bisa dikembalikan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge