0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warnet Terbakar, Seorang Nenek Tewas Terpanggang

dok.merdeka.com
Kebakaran di warnet dan studio foto Semarang. (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Diduga akibat hubungan arus pendek, sebuah Ruko warung internet (warnet) ‘Kinasih’ dan Studio Foto ‘Indah’ berlantai tiga, di Jalan Hayam Wuruk Nomor 42, Kota Semarang, terbakar, Senin (27/6) pagi.

Akibatnya, Wong Sien Bwee alias Amui alias Anita, seorang nenek berumur 62 tahun tewas terbakar karena tidak bisa menyelamatkan diri dari amukan si jago merah.

Seorang saksi, Hadi Mulyani (49), mengatakan, saat itu dia sedang berada di warteg Arman, di belakang lokasi kebakaran. Kemudian, sekitar pukul 06.00 WIB, seorang loper koran datang memberitahu ada kebakaran. Hadi kemudian mendatangi tempat kejadian dan melihat api dan asap pertama muncul dari bagian bawah ruko, yang merupakan warnet.

“Saya kan kerja Warteg. Loper koran langganan Warteg lewat beritahu ada kebakaran, saya ke sini. Api dari bawah masih kecil mau selamatkan apa. Saya teriak-teriak, sambil lempari batu biar orang di dalam biar bangun. Mau buka ruko kuncinya dobel dari dalam,” kata Hadi di tempat kejadian.

Usai melempari dan berteriak-teriak, turun beberapa orang dan keluar dari Ruko dengan panik. Hadi saat itu mengaku melihat Sugiarto, suami korban Anita, beserta anaknya ingin menyelamatkan korban. Namun tidak berhasil karena api terlanjur membesar.

“Ternyata dari lantai tiga turun. Kalau tidak ada lima sampai enam orang. Api semakin membesar, dari lemari es kemudian naik ke atas. Mungkin kena AC, meledak keras bunyinya, api membesar dan apinya keluar menyembur sampai ke halaman,” ujar Hadi.

Hadi mengungkapkan, beberapa menit kemudian mobil pemadam dari Dinas Damkar Kota Semarang datang. Saat itu, kondisi api di ruko masih menyala. Kabid Opdal Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Soemarsono mengatakan, mereka menurunkan 12 unit mobil pemadam kebakaran buat menjinakkan si jago merah.

“Ada 12 pemadam kebakaran yang kita turunkan. Laporan masuk sekitar jam 06.00 WIB tadi. Info masuk ke kami. Semua pos malah kita kirim ke lokasi. Ada sekitar seratus personel yang terjun,” kata Soemarsono.

Soemarsono mengaku belum isa menyimpulkan sumber kebakaran.

“Kalau soal dari mana sumber api muncul, itu kewenangan kepolisian,” ujar Soemarsono. [ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge