0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rastra Berkutu dan Apek Dikeluhkan

timlo.net/nanang rahadian
Rastra berkutu (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Kualitas beras untuk rakyat sejahtera atau Rastra (dulu raskin – Red) di Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo dikeluhkan ratusan penerima. Pasalnya, beras yang mereka terima mengandung banyak kutu dan berbau.

“Saya tukar ke pengepul  dengan beras yang layak makan walaupun harus tombok lagi,” kata Siti Mulyani (53) salah satu penerima manfaat Minggu (26/6).

Warga Grumbulrejo RT 2 RW 1 Desa Bulurejo itu mengaku kecewa karena kualitas rastra yang dibagikan sangat buruk. Dia tidak berani mengkonsumsi rastra itu. Menurutnya beras berwarna kekuningan, banyak kutu dan berbau apek.

“Baunya apek, berasnya hancur, dan berdebu. Warnanya sudah berubah kekuning-kuningan,” kata Siti.

Siti mengaku sudah dua kali menerima rastra yang kualitasnya buruk. Rastra dua bulan terakhir kualitasnya cukup bagus. Dia pun berani mengonsumsi rastra tersebut. Setiap bulan, dia mendapatkan bagian rastra lima kilogram.

”Karena gak bisa dimasak ya saya tukarkan ke pedagang mas. Lima kilo raskin saya tukarkan beras 10 kilo, tapi saya tombok Rp 60 ribu,” katanya.

Senada diungkapkan Sri Rahayu (41) warga lainnya.  Dia juga mendapatkan rastra lima kilogram yang biasanya ditebus Rp 10 ribu. Sri bahkan sudah mempunyai orang yang siap membeli rastranya jika sewaktu-waktu kualitasnya buruk.

”Kalau berasnya jelek sudah ada orang yang mau membeli. Nanti ditukar tambah dengan yang kualitas bagus,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge