0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sejumlah Barang Bukti Disita dari ’Pabrik’ Vaksin Palsu

mesin press dan dokumen pembuat vaksin palsu (merdeka.com)

Timlo.net — Penyidik Bareskrim Polri menyita sejumlah barang bukti dari kediaman pasangan suami istri yang diduga memproduksi vaksin palsu di Perumahan Kemang Pratama Regency, Kota Bekasi. Barang bukti itu di antaranya mesin press dan surat-surat.

“Itu mesin press dan dokumen yang kita sita dari rumahnya (pelaku),” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya, Minggu (26/6).

Rumah yang digerebek pada Rabu (22/6) malam lalu milik pasangan suami istri Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina. Menurut petugas keamanan setempat, Eko Supriyanto, dari rumah yang berada di Jalan Kumala 2 blok M nomor 29 tersebut, petugas menyita ribuan botol vaksin diduga palsu.

“Ada 36 dus yang dibawa petugas kepolisian usai melakukan penggeledahan,” kata Eko.

Dia menjelaskan, penggerebekan itu bermula ketika belasan petugas polisi membawa sekitar enam unit mobil pribadi datang ke komplek tersebut sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka meminta Eko untuk menjadi saksi penangkapan itu.

“Awalnya petugas salah masuk rumah, mungkin karena gelap, jadi informannya salah menunjukkan rumah,” kata Eko.

Meski demikian, pemilik rumah yang namanya juga Rita tersebut memahami tugas kepolisian. Sehingga, tak lama kemudian, polisi bergerak menuju rumah pasangan suami istri yang diduga memproduksi vaksin palsu tersebut.

“Ketika ditangkap, mereka sempat berkilah, dan menuding polisi melakukan rekayasa yaitu menaruh vaksin palsu di rumahnya,” kata Eko.

Namun, begitu ditunjukkan seorang kurir serta hasil penggeledahan, mereka tak bisa mengelak. Alhasil, kedua pasangan suami istri itu digelandang petugas untuk masuk ke dalam mobil, dan dibawa ke kantor polisi.

Holohom, warga setempat mengaku terkejut dengan penangkapan tetangganya tersebut. Soalnya, selama ini penghuni rumah yang digerebek polisi itu dikenal cukup baik. Hanya saja, mereka jarang bersosialisasi dengan warga lain.

“Kami tidak menyangka mereka memiliki usaha seperti itu,” kata dia.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge