0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Sandera, Jika Diplomasi Baik, Tidak Ada Kasus Serupa

timlo.net/eko prasetyo
Abdul Kharis Almasyhari (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Soal warga negara Indonesia (WNI) menjadi sandera lagi di perairan Filipina, jika saja diplomasi Indonesia baik, semestinya tidak akan ada kasus penyaderaan semacam itu.

“Sandera harus secepatnya dibebaskan,” tandas Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari saat ditanya Timlo.net perihal adanya penyanderaan lagi WNI di perairan Filipina, di Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Sabtu (25/6).

Kharis mengatakan, berdasarkan pengalaman yang terjadi di perairan Filipina, pertahanan keamanan Indonesia harus semakin baik, terutama dalam hal diplomasi. Adanya beberapa kasus penyanderaan menunjukkan bahwa diplomasi Indonesia masih kurang berhasil.

Dari sisi keamanan, menurut Kharis, akan lebih baik dilakukan langkah preventif atau pencegahan secara dini.

“Saya rasa akan lebih baik yang sifatnya preventif, jadi jangan setelah ada kasus baru kita tergopoh-gopoh ke sana. Nanti malah kesannya akan perang, itu justru tidak baik,” ujarnya.

Langkah preventif tersebut, menurutnya lagi, pasti akan melibatkan kekuatan pertahanan keamanan Indonesia. Namun kondisi itu sudah pasti akan membutuhkan dana yang sangat besar. Padahal dari sisi anggaran pertahanan keamanan Indonesia yang ada saat ini masih sangat kecil dan belum memadai.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge