0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rencana Penghentian ISC Menuai Kecaman

Solo – Pelaksanaan turnamen sepak bola Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, terancam dihentikan. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memiliki rencana untuk mencabut ijin pelaksanaan turnamen tersebut, pasca insiden kerusuhan dalam laga ISC A antara Persija kontra Sriwijaya FC.

Dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (24/6) malam, dihentikan karena adanya kericuhan pentonton. Suasan Stadion memanas ketika Persija tertinggal satu gol oleh tim tamu. Puncaknya adalah aksi anarkis dilakukan oleh suporter Persija terhadap anggota aparat keamanan.

Kemenpora menyampaikan sikap sebagai reaksi dari adanya insiden berdarah di GBK semalam. Sepuluh poin dikeluarkan oleh Kemenpora melalui Deputi 4 Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Gatot Dewa Broto.

Salah satu poinnya, Kemenpora menerbitkan surat rekomendasi kepada Dirut PT GTS dengan suatu catatan pada poin 3 bahwa Kemenpora memiliki hak dan kewenangan untuk mencabut rekomendasi tersebut.

Keputusan pencabutan rekomendasi/penghentian turnamen/kompetisi ISC akan dituangkan dalam surat resmi dari Kemenpora setelah pertemuan dengan berbagai pihak pada hari Senin. Namun gagasan dari Kemenpora tersebut langsung mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Pelatih PSCS Cilacap, Aris Budi Sulistyo terang-terangan menganggap penghentian ISC baik A maupun B adalah hal yang keliru.

“Roda kompetisi sepak bola biasa bila ada suatu masalah. Namun penghentian kompetisi adalah solusi yang bodoh. Mereka mematikan insan sepak bola setahun lebih, kok seenanknya ingin mematikan lagi,” terang eks pelatih Persis Solo ini, Sabtu (25/6) sore.

Terpisah, pelatih Persis Solo, Widyantoro berharap ada solusi yang terbaik untuk persepakbolaan Indonesia saat ini.

“Bagi saya, apapun keputusan nanti harus diterima. Saya kira akan ada solusi yang terbaik,” katanya.

Hal senada juga diutarakan allenatore Persik Kediri, Kas Hartadi yang berharap roda kompetisi sepak bola Indonesia tetap berjalan.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge