0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cegah Pengendara Potong Jalan, Petugas Pasang Water Barrier di Titik Ini

Petugas dishubkominfo Solo dibantu Satuan Polisi Lalu Lintas memasang water barrier di Barat perlintasan kereta api Purwosari, Sabtu (25/6). (foto: Rosyid)

Solo – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika melanjutkan langkah-langkah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi arus mudik dan balik Lebaran 2016. Petugas memasang water barrier di dua titik berpotensi macet di Solo, Sabtu (25/6).

“Pemasangan ini untuk mencegah pengguna jalan berbelok atau memutar di sembarang tempat. Kalau ada yang memutar atau berbelok, pasti akan terjadi penumpukan kendaraan,” kata Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishubkominfo Solo, Ari Wibowo di sela-sela pemasangan water barrier.

Dua titik yang dipasang pembatas berwarna oranye berisi air itu adalah persimpangan kerten di Barat perlintasan kereta Purwosari serta di depan Balaikota mulai dari Tugu Pemandengan ke Timur sampai Tugu Jam Pasar Gede.

Di simpang Kerten, pembatas dipasang untuk mencegah kendaraan di Jalan Slamet Riyadi dari arah Timur berbelok ke kanan menuju Jalan Sam Ratulangi sehingga memotong arus yang datang dari arah Barat.

Sementara di depan Balaikota, water barrier digunakan untuk mengarahan arus lalu lintas (kanalisasi) sehingga tidak saling memotong.

“Persiapan terus kita lakukan sampai H-7 lebaran,” tambahnya.

Sebelumnya, Dishubkominfo telah memasang barikade di lima titik yaitu di Jalan Slamet Riyadi dari depan Solo Square – Simpang Faroka, Kawasan Coyudan, Kalilarangan, Simpang tiga Radio ABC (Pertigaan Tenggara Beteng Trade Center), serta utara Lingkar Balaikota.

Di lima titik tersebut lalu lintas sering tersendat karena banyaknya kendaraan yang memutar balik sehingga menimbulkan antrian kendaraan.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge