0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kades Songbledeg Sebagai Korban Ketidaktahuan dan Kebijakan

timlo.net/tarmuji
Kantor Desa Songbledeg (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri – Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi APBDes, Kades Songbledeg, Kecamatan Paranggupito, mengaku sebagai korban ketidaktahuan dan kebijakan. Bahkan kebijakan yang selama ini diambil ternyata salah di mata hukum.

“Saya baru tahu, kalau ternyata ada ketidakharmonisan antara BPD, LPM dan perangkat desa,” ungkap Kades Songbledeg, Sutoto, Jumat (24/6).

Dia juga mengaku, akibat ketidaktahuan itu, menghantarkan dirinya menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi APBDes 2013-2015.

“Memang kebijakan yang saya ambil itu tidak diketahui oleh BPD, LPM dan hanya diketahui oleh Kadus setempat. Tapi itu semua sifatnya bantuan. Nah salahnya itu tidak tertuang dalam APBDes, ” ujarnya.

Sutoto menyebut, jumlah bantuan yang diluar APBDes selama tiga tahun nilainya mencapai ratusan. Ia masih ingat dan bahkan memiliki kwitansinya. Dia mencontohkan, beberapa bantuan yang merupakan kebijakannya.

Seperti bantuan seragam dan kegiatan Karangtaruna di desanya yang menghabiskan dana desa sebesar Rp 45 juta. Kemudian dana bantuan keuangan atau untuk kas Dasawisma dengan total Rp 8 juta, dan juga biaya rasulan atau sedekah bumi dengan jumlah total Rp 20 Juta.

“Kalau dijumlah total semua, selama tiga tahun, sekitar Rp 192 Juta, itu baru yang berkwitansi. Bahkan ada anggaran untuk honorarium perangkat desa, sewa molen dan juga beli air bersih itu semua tapi tidak bisa di SPj kan dan tidak ada kwitansinya,” katanya.

Ditambahkan, selain yang disebutkan di atas, terkait pembangunan sebuah TK yang berada diareal tanah pekarangannya yang menelan biaya Rp 75 juta. Namun pembangunan itupun lagi- lagi tak masuk dalam rancangan APBDes. Namun, TK tersebut sudah dihibahkan secara lisan kepada warga, dan saat ini TK tersebut sudah dimanfaatkan.

“Maka dengan bukti- bukti baru ini saya berharap dapat meringankan kerugian negara seperti apa yang disangkakan oleh Kejari Wonogiri kepada saya,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge