0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gula Pasir Jadi Primadona Pasar Murah

Warga menyerbu pasar murah (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar —‪ Gula pasir menjadi incaran warga saat gelar pasar murah di halaman Gedung Wanita Karanganyar, Jumat (24/6). Sebanyak 3.000 kilogram gula pasir ludes dalam sekejap.

‘’Kalau beras dan gula memang selisihnya lumayan. Tetapi telur di pasaran sudah turun sampai Rp 17.000 atau Rp 18.000 ini dijual Rp 16.000. Lumayan juga, namun tidak terlalu banyak masyarakat yang antre. Meski begitu senang juga kami,’’ kata Sunarni, salah seorang warga.

Gula pasir saat ini di pasaran masih Rp 16.000 sampai Rp 17.000. Namun di pasar murah dijual Rp 12.000, hanya masyarakat boleh membeli maksimal dua kilo saja, itupun dengan cara menukar kupon.

Begitu pula beras yang di pasaran masih Rp 9.000/kilogram untuk kualitas super, di pasar murah dijual Rp 6.000. Dua barang itu yang paling banyak terpaut dengan harga pasar, karena itu masyarakat senang bisa mendapatkan barang dengan harga jauh lebih murah.

Adapun minyak goreng kemasan yang di pasaran sekitar Rp 12.000 kemasan satu liter dijual seharga Rp 9.000 dan maksimal juga hanya boleh membeli 2 liter saja. Disediakan sekitar 700 liter minyak goreng dan semua habis tak lebih dari sejam saja.

‘’Semua dijual di bawah harga pasar karena kita ingin membantu warga menghadapi lebaran. Selain itu kalau memungkinkan agar membawa dampak pada harga di pasar, agar tidak terlalu bergejolak. Namun warga pasti terbantu, itu sasaran utama kita,’’ kata Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Pasar murah digelar merata di 17 kecamatan. Puncaknya digelar di Karanganyar dua hari, sehari di Desa Bolon dan sehari di Gedung Wanita. Ata-rata dijual barang yang sama, sepertp beras, gula pasir, gula jawa, telur, minyak goreng, sayur mayur, bumbu dapur dan juga ikan laut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge