0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lagi, Kades Songbledeg Gagal Kembalikan Uang Negara

dok.timlo.net/tarmuji
Sutoto didampingi pengacaranya saat diperiksa di Kejari Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Untuk kedua kalinya, Kepala Desa (Kades) Songbledeg  Kecamatan Paranggupito, Wonogiri gagal menyerahkan uang pengganti kerugian negara. Pak Kades ini mengaku kesulitan dalam menjual aset pribadinya.

“Memang pekan lalu saya berjanji akan membayar kerugian negara, tapi karena sulitnya posisi saya saat ini,sehingga saya belum bisa membayarkan uang pengganti kerugian negara yang kedua kalinya,tapi dengan kelonggaran waktu yang diberikan Kejari Wonogiri hingga Senin pekan depan, semoga saya bisa mampu memenuhinya,” ujar Kades Songbledeg, Sutoto, Jumat(24/6).

Diakui, untuk mengganti kerugian negara, Sutoto berusaha dengan menjual aset pribadi. Namun demikian, usaha penjualan aset tidaklah gampang. Terlebih posisi dirinya yang kini sudah menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi APBDes.

“Untuk menjual aset, seperti sebidang tanah nantinya akan dilakukan oleh saudara saya, soalnya kalau saya sendiri yang menjual pasti orang akan takut, jangan-jangan malah ikut diperiksa Kejari,” jelasnya.

Bahkan, ia pun berencana menjual CV yang ia miliki. Namun dirinya tak yakin jika CV tersebut laku terjual. Pasalnya dirinya saat ini merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi APBDes Songbledeg 2013-2015.

“Dulu CV saya itu pernah ditawar orang Rp 100 juta, tapi sekarang apa mungkin ada yang mau beli, wong saya jadi tersangka,” katanya.

Namun demikian, dengan kelonggaran waktu yang diberikan oleh Kejari Wonogiri hingga pekan depan akan dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya.

“Saya berharap doanya teman- teman sekalian dan saya akan berusaha semoga pekan depan saya dapat memenuhi kewajiban saya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge