0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

WNI Diculik Lagi, Pemerintah Pertanyakan Militer Filipina

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi (merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah Indonesia mengecam keras terulangnya penyanderaan terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang dilakukan kelompok bersenjata di Filipina. Kejadian ketiga kalinya ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi.

“Pemerintah Indonesia akan lakukan semua cara yang memungkinkan untuk membebaskan para sandera tersebut. Keselamatan ketujuh WNI merupakan prioritas,” kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi di Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jumat (24/6).

Menlu Retno dengan tegas mengatakan meminta kepada pemerintah Filipina untuk memastikan keamanan di wilayah perairan Filipina Selatan.

“Kami meminta pemerintah Filipina untuk memastikan keamanan di wilayah perairan Filipina Selatan, sehingga tidak mengganggu kegiatan ekonomi di kawasan sekitar,” tutur Menlu Retno.

Dalam kaitan ini, lanjut Menlu Retno, pemerintah Indonesia siap untuk memberikan kerjasamanya.

Pagi ini, dilakukan rapat koordinasi di kantor Menkopolhukam yang melibatkan semua pihak terkait

“Hal ini untuk memberikan langkah secara cepat, terukur, dan aman dalam upaya pembebasan ketujuh sandera,” jelas dia.

Tujuh awak kapal Charles 001 dan Robby 152 disandera di wilayah perairan Sulu, Filipina Selatan. Penyanderaan dilakukan dua kali, yaitu pada 11.30 dan 12.45 oleh dua kelompok penyandera berbeda. Dari 13 awak kapal, enam berhasil selamat dan dalam perjalanan pulang ke Samarinda.

[ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge