0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Suporter Nyalakan Flares, Sanksi untuk Persis Bertambah

dok.timlo.net / aryo
Ilustrasi (dok.timlo.net / aryo)

Solo — Operator turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC), PT GTS menambah sanksi bagi klub Persis Solo. Sanksi tersebut diberikan karena suporter Persis masih menyalakan flares dalam pertandingan kandang sebelum jeda, yakni melawan Persip Pekalongan, 4 Juni lalu.

Sanksi pertama yang ditanggung Persis adalah dalam laga pembukaan ISC B saat melawan PSGC Ciamis di Stadion Manahan. Kala itu Persis dijatuhi sanksi denda Rp 10 juta, akibat nyala flares oleh suporternya. Hukuman denda kembali dilayangkan saat Persis menjamu Persip 4 Juni kemarin. Lagi-lagi flares membuat Persis dikenai denda Rp 15 juta. Padahal flares nyala ketika pertandingan sudah selesai.

“Kami dapat surat berupa sanksi oleh PT GTS, karena adanya laporan flares saat Persis menjamu Persip Pekalongan. Memang saat itu flares nyala sesaat setelah peluit panjang dibunyikan. Namun sanksi tetap berlaku karena wasit atau perangkat pertandingan belum meninggalkan lapangan,” ungkap sekretaris Persis, Sapto Joko Purwadi, Kamis (23/6) malam.

Dengan demikian, Sapto mengaku sanksi berupa denda yang harus ditanggung Persis mencapai Rp 25 juta. Hal ini pun membuat Persis maupun suporternya wajib menghormati keputusan operator turnamen, agar hukuman serupa tak kembali datang.

PT GTS sendiri cukup tegas dengan menerapkan aturan kembang api atau petasan. Klub Madura United pun harus bermain di stadion lain sebagai kandangnya, karena ulah suporternya yang menyalakan flares dalam jumlah banyak.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge