0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Duh, Banjir Masih Mengancam Sampai Akhir Tahun Depan

Jalan raya Mojolaban terendam banjir di Desa Laban (timlo.net/putra kurniawan)

Solo — Bencana banjir dan longsor diperkirakan masih terus mengancam hingga akhir tahun depan. Hal ini disebabkan fenomena memendeknya siklus Enso (El Nino Southern Oscilation) yang awalnya tujuh tahun sekali menjadi tiga atau bahkan dua tahun sekali.

“Sebenarnya siklus itu secara alami terjadi tujuh tahun sekali. Tapi karena global warming, itu memendek jadi dua tahun,” kata Ketua Pokja Cuaca Ekstrim Ikatan Ahli Bencana Indonesia, Tri Handoko Seto, Kamis (23/6).

Ia menerangkan, saat ini peralihan El Nino menuju La Nina tengah berlangsung. Dua fenomena alam tersebut biasanya menimbulkan anomali berupa tingginya curah hujan di Indonesia. Dengan kondisi tersebut, bencana banjir dan longsor masih akan terus mengancam.

“Ini sudah mulai. Kemungkinan baru akan selesai sampai beberapa bulan mendatang,” kata dia.

Menurutnya, puncak bada La Nina akan berlangsung di kisaran Bulan November hingga Desember dan berakhir pada bulan Maret 2017. Pada saat itu diperkirakan wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan.

“Jadi kemungkinan ini masih akan hujan terus sampai tahun depan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Pokja Banjir IABI, Agus Martiyono memandang perlunya pemerintah menggalakkan program restorasi sungai-sungai dan danau sebagai antisipasi bencana banjir. Di sisi lain, ia mengimbau masyarakat agar aktif mencari informasi kebencanaan.

“Ini perlu adanya koordinasi internal pemerintah daerah maupun lintas daerah di kawasan aliran sungai,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge