0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Copa America 2016

Chile dan Argentina Kembali Bersua di Final

dok.timlo.net/gg
Skuad Timnas Chile (dok.timlo.net/gg)

Timlo.net — Laga final Copa America 2016 antara Argentina dan Chile kembali terulang. Chile menyusul Argentina di partai puncak edisi 2016, setelah mengandaskan perlawanan Kolombia dalam semifinal di Stadion Soldier Field, Chicago, Kamis (23/6). Chile menang 2-0 melalui gol Charles Aranguiz dan Jose Fuenzalida.

Pertandingan ini sempat diwarnai tertunda beberapa waktu karena cuaca buruk di Chicago saat babak pertama berakhir. Chile maupun Kolombia sama-sama tancap gas, tampil dalam tempo cepat di babak pertama. Awalnya, Kolombia lebih dulu menekan dan mendapatkan sepak pojok pertama mereka ketika pertandingan belum berjalan lima menit.

Laga berusia tujuh menit, gol Chile justru lahir.  Fuenzalida melepaskan crossing ke kotak penalti Kolombia. Bola sempat disundul Juan Cuadrado, namun bola  malah mengarah ke depan gawang Kolombia. Charles Aranguiz tak membuang kesempatan dengan mencocor bola masuk ke gawang Kolombia.

Tiga menit berselang, Chile menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Kali ini, gantian Fuenzalida yang menjadi pencetak golnya. Gol berawal dari tendangan Alexis Sanchez dari sisi kiri yang membentur tiang gawang. Bola rebound hasil tendangan Alexis langsung disambar oleh Fuenzalida.

Tertinggal dua gol jelas membuat Kolombia dalam tekanan dan beban berat untuk mengejar. Peluang dari Roger Martinez, masih bisa ditepis oleh kiper Chile, Claudio Bravo. Tendangan James Rodriguez juga masih melebar dari sasaran.

Usaha Kolombia untuk mengejar ketinggalan dari Chile semakin berat karena harus bermain dengan 10 orang di menit 57. Carlos Sanchez diusir dari permainan usai menerima kartu kuning kedua akibat melakukan tekel telat terhadap Aranguiz. Meski demikian, Kolombia tak mengendurkan serangannya.

Serangan demi serangan Kolombia terus bergulir. Namun, Kolombia tidak mampu menembus kotak penalti Chile sehingga dipaksa melakukan tembakan-tembakan jarak jauh. Chile nyaris menciptakan gol ketiga. Dari kerjasama Edson Puch, Vargas, dan Alexis, yang mampu menembus kotak penalti Kolombia. Akan tetapi, Zapata melakukan tekel kepada Alexis untuk menyapu bola.

Di menit-menit akhir waktu normal terjadi keributan antar kedua pemain yang diawali dari tekel Jeison Murillo kepada Puch. Skor 2-0 untuk Chile bertahan hingga laga usai. La Roja pun menantang Argentina di partai puncak. Laga final ulangan ini bisa menjadi ajang balas dendam Argentina yang kalah 0-1 tahun lalu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge