0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Lonjakan Harga, Disperindag Sidak Pasar

dok.timlonet/setyo pujis
Sidak ke pasar tradisional (dok.timlonet/setyo pujis)

Solo — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Solo menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pasar tradisional, Kamis (23/6). Sidak tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Dari Sidak yang kita lakukan tadi, untuk harga berbagai komoditas relatif stabil. Hanya saja memang ada beberapa komoditas yang mengalami lonjakan dan stabil tinggi,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Solo, Teguh Puji Harjanto kepada wartawan.

Dikatakan, untuk harga komoditas yang mengalami lonjakan harga di antaranya cabai merah kriting dari sebelumnya Rp 14 ribu per kilogram menjadi Rp 18 ribu per kilogram. Bawang merah dari sebelumnya Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu.

“Sedangkan untuk harga gula pasir sampai dengan saat ini masih stabil tinggi, yaitu Rp 16 ribu per kilogram, dan harga daging sapi Rp 110-120 ribu per kilogram” jelasnya.

Untuk menekan tingginya harga gula pasir dan daging sapi tersebut, Disperindag akan menggandeng  Perusahan Perdagangan Indonesia (PPI) untuk mengedrop pasokan gula pasir dan daging sapi  kepada pedagang yang berlokasi di Pasar Legi dan Pasar Gede. Dengan adanya langkah antisipasi itu, diharapkan dapat menekan tingginya harga saat jelang Lebaran.

Sementara itu, salah satu pedagang bawang di Pasar Legi Solo, Sri Rahayu secara terpisah menyampaikan, melonjaknya harga bawang merah sudah terjadi sejak tiga hari terakhir. Salah satu penyebabnya karena pasokan barang.

“Dari pemasok harganya memang sudah naik, sehingga kita ditingkatan pengecer juga menyesuaikan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge