0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pedagang Daging Sapi dan Ayama Disidak

dok.timlo.net/nanang rahadian
Pedagang daging ayam di pasar tradisional disidak (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Daging ayam dan sapi yang dijual di sejumlah pasar tradisional masih layak konsumsi. Hal tersebut diketahui saat Tim Dinas Peternakan dan Perikanan (Dsnakkan) Kabupaten Karanganyar melakukan Sidak di sejumlah pasar tradisonal, Rabu (22/6).

“Tapi kadar airnya diambang batas atas, karena pedagang sering merendam daging. Alasannya biar tetap segara,” kata Kasi Pengujian Bahan Asal Hewan Balai Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan (Dinas) Kesehatan Hewan (Keswan) Provinsi Jateng, Haryono, Rabu (22/6).

Dari pengujian PH sejumlah daging ayan yang dijual pedagang sampai mencapai 6 padahal PH normal yang disarankan adalah 5,4 sampai 5,8. Haryono juga sempat menegur pedagang yang mencampur daging dan jerohan dalam satu tempat. Selain itu padagang juga enggan menggantung daging yang dijualnya.

“Kebiasaan pedagang seperti itu harus dibenarkan karena itu belum memenuhi standar keamanan panganyang sehat,” katanya.

Mengenai sanitasi yang buruk di pasar Palur, Haryono menilai itu memang PR pemerintah untuk menjamin keamanan pangan yang sehat utuh dan halal bagi masyarakat. Termasuk sanitasi dalam pasar.

“Kalau sanitasi memang tugas pemerintah ya. Tapi kebiasaan pedagang tentang kebersihan tetap kita sosialisasikan terus,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakkan Kabupaten Karanganyar Rusdjajanto mengatakan secara umum kualitas daging yang dijual di sejumlah pasar lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Kita tidak temukan daging glonggongan,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge