0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mafia Tambang Dikhawatirkan Semakin Liar

timlo.net/nanin
Sidak Komisi III di areal penambangan ilegal Kali Apu (timlo.net/nanin)

Boyolali — Kasus penganiayaan yang menimpa Kadus Sumber, Desa Klakah, Selo, oleh penambang dikhawatirkan akan memicu konflik makin meruncing. Komisi III DPRD Boyolali mengkhawatirkan mafia penambangan ilegal makin nekat dan liar.

“Banyak fakta yang menunjukkan mafia penambangan makin nekat, mereka sudah mengabaikan instruksi Gubernur, sekarang malah ada penganiayaan,” kata Ketua Komisi III DPRD Boyolali, Lambang Sarosa, Rabu (22/6).

Dikhawatirkan, bila situasi ini tidak segara dicarikan solusi, bakal memunculkan konflik antar masyarakat. Seperti misalnya intimidasi dan menutup akses jalan dan sumber air antar desa.

“Pihak terkait harus segera turun tangan, mencegah masyarakat tidak terprovokasi pihak luar,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi 3, Joko Maryono. Pihaknya siap mengawal kasus penganiayaan yang menimpa Kadus Sumber, Slamet. Kasus penganiayaan tersebut diharapkan bisa selesai melalui jalur hukum.

“Penganiayan berawal dari penambangan ilegal, maka penambangn ilegal harus ditutup,” tegasnya.

Sementara itu paska penganiayaan yang menimpa Kadus Sumber, Slamet, warga setempat sepakat untuk menghentikan penambangan di lokasi lingkungan mereka. Menurut Slamet, warga sepenuhnya mendukung dirinya.

“Harapan kami penambangan segera ditutup total,” tegasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge