0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Anggota Komplotan Curanmor Dibekuk

dok.timlo.net/heru murdhani
Dua tersangka pencuri motor menjalani pemeriksaan di kantor polisi (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Dua anggota komplotan spesialis pencurian motor dibekuk aparat dari Polsek Jebres, Solo. Keduanya berhadil ditangkap setelah aksi pencurian mereka di Jl Surya 7 terekam kamera pengawas keamanan (CCTV) kost.

“Mereka tidak sadar kalau aksi mereka terekan CCTV kost, sehingga mereka enak saja menjalankan aksi. Kemudian dari hasil rekaman itu kita kembangkan, dan kita tangkap keduanya pada Minggu kemarin,” ungkap Kapolsek Jebres, Kompol Edison Pandjaitan, Rabu (22/6).

Kedua pelaku yang diketahui bernama Wardoyo alias Yoyok (34) dan Reza Aditya Putra alias Hombreng (34) diketahui memiliki tugas yang berbeda. Yoyok merupakan eksekutor pencurian, sedangkan Hombreng adalah penadah barang curiannya. Keduanya ditangkap di dua lokasi yang berbeda di wilayah Kecamatan Jebres.

Dalam keterangannya, Yoyok mengaku menjalankan aksinya bersama dengan empat orang lain anggota komplotannya. Dia mengatakan baru menjalankan aksinya ini selama kurang lebih tiga bulan, dan berhasil menggasak belasan kendaraan.

“Sudah 8 kali nyolong motor Mas, pernah sekali nyolong dapat 4 motor sekaligus,” kata dia.

Sepeda motor hasil curian tersebut kemudian akan dioper kepada Hombreng, dengan imbalan Rp 1 juta hingga Rp 3 juta tergantung jenis kendaraannya.

Dikatakan Hombreng, menjual hadil kejahatan itu melalui situs jejaring sosial. Kendaraan itu dijual tanpa disertai surat-surat. Dalam setiap penjualan, Hombreng mendapatkan untung Rp 500 ribu.

“Ada juga yang saya jual pretelan, Mas. Sebagian juga dipakai sendiri dan saudara saya sepeda motornya,” kata Hombreng.

Dalam penangkapan ini, petugas berhasil mengamankan 7 unit sepeda motor sebagai barang bukti. Sampai saat ini pihak Polsek Jebres juga masih terus melacak keberadaan sepeda motor yang telah dijual secara online.

“Namun karena alamatnya tidak jalas, kita cukup kesulitan,” papar Kompol Edison.

Keduanya dijerat dengan pasal 363 tentang KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara serta pasal 480 KUHP tentang Penadahan Barang Curian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

“Kita juga telah berhasil menangkap anggota komplotan yang lain yakni Mulyadi, Setyono, Didit, dan Agus,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge