0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lebaran 2016, Volume Kendaraan Diprediksi Meningkat 10 Persen

dok.timlo.net/putra kurniawan
Jalur mudik Kartasura rawan macet (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Solo — Volume kendaraan bermotor yang masuk ke Solo Lebaran 2016 ini diprediksi mencapai 8.604.833. Jumlah tersebut naik 10 persen dibanding tahun lalu yaitu 7.822.566 unit. Kenaikan tersebut didapatkan dari kenaikan jumlah kendaraan bermotor secara keseluruhan dalam satu tahun.

“Setiap tahun jumlah kendaraan bermotor selalu naik. Pemudik juga banyak yang memilih naik kendaraan pribadi daripada kendaraan umum,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Solo, Yosca Herman Sudrajat, Selasa (21/6).

Reputasi Solo sebagai destinasi kuliner dan belanja juga turut berkontribusi dalam peningkatan jumlah kendaraan yang masuk selama Lebaran. Dari survei Dishubkominfo, tak sedikit pemudik yang singgah di Solo untuk menikmati suasana Kota Bengwan di samping juga untuk membeli oleh-oleh.

“Pemudik masuk Solo itu senang. Jadi tidak hanya melintas tapi juga berhenti untuk kulineran sehingga sering terjadi penumpukan,” kata dia.

Disinggung tentang difungsikannya Tol Solo-Kertosono ruas Solo – Sragen selama arus mudik dan balik, ia tak yakin dampaknya akan signifikan. Alasannya, dari tahun ke tahun, jumlah kendaraan yang masuk menunjukkan trend naik.

“Kita lihat saja nanti. Yang jelas selama ini naik terus (volume kendaraan yang masuk Solo),” kata dia.

Di lain pihak, Kepala Bidang Lalu Lintas, Sri Baskoro mengungkapkan puncak arus mudik dan balik diperkirakan terjadi pada H-3 dan H+3 Lebaran. Dibukanya jalan tol ruas Solo –  Sragen sepanjang 25 KM diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas dalam Kota Solo.

“Kita perkirakan bisa mengurangi sampai 20 persen. Pemudik yang tujuannya Sragen atau Jawa Timur bisa langsung lewat tol dari pintu masuk di Klodran sehingga tidak harus masuk ke kota,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge