0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Dishubkominfo Siapkan Rekayasa Lalin

Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Soedrajat (dok.timlo.net)

Solo — Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas Lebaran 2016. Tindakan antisipatif tersebut diharapkan dapat menekan dampak lonjakan jumlah kendaraan di Kota Solo selama arus mudik dan balik.

“Tahun ini diprediksi jumlah kendaraan yang masuk Solo selama lebaran naik 10 persen. Untuk itu kita sudah siapkan rekyasa lalu lintasnya,” kata Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Sudrajat, Selasa (21/6).

Rencana rekayasa lalu lintas nantinya meliputi pembatasan kendaraan berat yang melintas di dalam kota, optimalisasi jalur-jalur alternatif dan menyiapkan kantong-kantong parkir. Optimalisasi jalur-jalur alternatif dilakukan dengan memasang rambu-rambu penunjuk jalan dan barikade di titik-titik persimpangan yang rawan macet.

Pemasangan rambu sendiri sudah dilakukan kemarin pagi. Sedangkan barikade nantinya akan ditempatkan di sepanjang jalur Pasar Kleco – Kerten, Pasar Gede – Warung Pelem, Kawasan Coyudan dan di epan Terminal Tirtonadi.

“Kita juga akan tempatkan petugas di titik-titik potensi kemacetan untuk mengatur lalu lintas,” terang Herman.

Di samping itu, pemudik dengan tujuan Sragen dan Jawa Timur akan diarahkan melalui tol ruas Solo – Sragen. Hal itu bertujuan untuk mengurangi kendaraan yang masuk ke Solo sehingga beban lalu lintas dalam kota bisa ditekan.

“Dibukanya tol Solo – Sragen diharapkan bisa menekan jumlah kendaraan di Solo sampai 20 persen,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishubkominfo Solo, Sri Baskoro.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge