0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Galian C Desa Sepat, Akhirnya Muspika Turun Tangan

timlo.net/agung widodo
Mediasi galian C Desa Sepat (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) akhirnya turun tangan untuk menyelesaikan masalah retribusi galian C, dana desa (DD) sebesar Rp 100 juta dan pabrik pemecah batu di Desa Sepat, Kecamatan Masaran. Dalam mediasi bersama masyarakat yang digelar di Balai Desa Sepat, menyepakati dibentuk tim khusus untuk menuntaskan ketiga masalah tersebut.

“Disepakati untuk dibentuk tim sembilan yang untuk merumuskan pengelola ritase galian C. Ke depan agar pengelola ini nantinya bisa memberikan laporan secara terencana,” kata Camat Masaran, Joko Suratno, Selasa (21/6).

Dalam mediasi yang juga dihadiri Kapolsek Masaran AKP Mujiono dan Danramil Kapten Agus Suprapto tersebut juga menyepakati dana desa Rp 100 juta diminta kembali oleh warga Dukuh Sarirejo. Sebagai penggantinya, Kepala Desa Sepat, Sahida Ahmad berjanji akan memrioritaskan pembangunan di Dukuh Sarirejo pada tahun 2017.

Dalam mediasi itu juga terungkap, adanya dana restribusi galian C sebesar Rp 26.263.000. Padahal beberapa waktu lalu ketika warga Desa Sepat melakukan aksi penutupan jalan tercatat hanya Rp 15 juta.

“Ini yang jadi pertaanyan. Kenapa setelah didemo baru jumlahnya ditambah. Lagipula kalau dilihat realitanya lebih dari itu karena tiap hari ratusan truk yang bolak-balik,” kata salah tokoh karang taruna, Tri Setiawan.

Kades Sepat Sahida Ahmad, mengatakan tambahan Rp 11.263.000 itu karena pihaknya juga baru mendapat data rekapan retribusinya dari pemborong. Dia mengklaim semua persoalan sudah beres, baik dana desa Rp 100 juta ataupjn retribusi galian C.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge