0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Masyarakat Diminta Teliti Penukaran Uang Baru

Penukaran pecahan uang kertas baru oleh Bank Indonesia di Pemkab Klaten diserbu PNS (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Polres Klaten meminta masyarkat yang hendak melakukan penukaran pecahan uang kertas baru agar teliti dan waspada terhadap peredaran uang palsu. Pasalnya, jasa penukaran uang kertas baru di sepanjang Jalan Pemuda Klaten menjelang Lebaran mulai marak.

“Masyarakat harus mengetahui mana (uang) yang palsu dan mana yang asli. Kalau hanya dilihat secara kasat mata tidak akan tampak,” kata Kapolres Klaten, AKBP Faizal, Selasa (21/6).

Bukan bermaksud curiga, pihaknya meminta masyarakat waspada dan jeli terhadap keaslian uang dalam transaksi penukaran uang. Minimal menggunakan metode 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang untuk melihat keasliannya. Jika ditengarai ada uang palsu, ia meminta masyarakat segera melaprkannya ke pihak kepolisian.

“Tidak hanya di pinggir jalan, transaksi di pasar dan tempat-tempat pertokaan juga harus teliti. Selain itu kami juga melakukan upaya-upaya pencegahan terkait peredaran uang palsu ini dengan membuka kembali jaringan-jaringan yang pernah kita tangkap maupun koordinasi dengan jajaran lainnya,” tuturnya.

Dari pantauan Timlo.net, belasan orang mulai membuka jasa penukaran uang baru di sepanjang Jalan Pemuda, mulai dari kawasan Alun-alun Klaten. Mereka membawa bergepok-gepok uang pecahan kecil baru mulai dari Rp 1.000-Rp 20 ribu. Rata-rata mereka mengambil keuntungan sebesar 10 persen atau Rp 10 ribu dari tiap Rp 100 ribu yang ditukarkan.

Menanggapi itu, salah seorang penyedia jasa yang mangkal di Alun-alun Klaten, Wuryanto (43) mengaku, gepokan uang dibawanya berasal dari transaksi penukaran uang di Bank Indonesia. Hal ia buktikan dengan adanya kertas segel dari Bank Indonesia.

“Silakan menggunakan metode 3D. Saya jamin ini uang asli. Apalagi saya juga sudah punya pelanggan. Jadi mereka percaya,” ujar pria yang sudah menggeluti jasa musiman tersebut selama delapan tahun.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge