0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kades Songbledeg Gagal Penuhi Pembayaran Pertama Kerugian Negara

Kades Songbledeg Sutoto didampingi penasehat hukumnya, Gunarto keluar dari ruang Pidsus Kejari Wonogiri (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Janji Kades Songbledeg mengembalikan uang negara yang diduga digelapkan gagal dipenuhi. Bahkan, Kades ini meminta kembali penangguhan waktu pembayaran kepada Kejari Wonogiri.

“Langsung tanya saja sama jaksanya,” ujar Kades Songbledeg Kecamatan Paranggupito, Sutoto, Selasa (21/6).

Kasie Pidsus Kejari Wonogiri, Hafidz Muhyidin mengatakan, Sutoto memang gagal mengangsur kerugian negara sebanyak Rp 426 juta yang diduga digelapkannya. Namun demikian Kejari Wonogiri masih memberikan toleransi terhadap Sutoto.

“Kita memberikan toleransi hingga Senin pekan depan. Tapi Sutoto berjanji Jumat pekan ini bakal mengembalikan uang kerugian negara,” katanya.

Diakuinya, mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 416 juta bukanlah perkara mudah. Terlebih dengan menjual aset berupa tanah ataupun harta benda lainnya yang dimiliki Kades Songbledeg ini.

“Menjual aset itu butuh proses, jadi tadi dia datang kesini belum membawa uang tapi dia minta waktu penangguhan pembayaran kerugian negara, yang menurut janjinya akan dibayar secara bertahap, ” jelasnya.

Sutoto yang datang ke Kejari Wonogiri menggunakan baju batik lengan pendek ini tanpa didampingi penasehat hukumnya. Sekitar pukul 14.30 WIB, dia keluar dari ruang Kasie Pidsus.

Sementara itu, Kasie Intel Kejari Wonogiri, Triyanto menambahkan, walaupun menjual aset pribadi atau sebagainya kemungkinan besar kerugian negara itu belum terbayar semua. Pasalnya, selama ini rumah dan tanah yang ditempati Sutoto masih hak milik kedua orang tuanya.

“Memang orang tuanya memiliki tanah yang luas, selain tanah pekarangan tapi untuk menjual semua itu kan butuh waktu lama, ” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge