0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Bisa Buat Harga Daging Turun, Rano Karno Menyerah

merdeka.com
Rano Karno saat melakukan sidak (merdeka.com)

Timlo.net – Warga diminta memilih alternatif lain pengganti daging sapi bila dirasa memberatkan. Sebab hingga kini harga daging sapi bervariatif, masih melonjak di angka Rp 130 ribu per kilogram.

“Harga daging ternyata variatif. Tertinggi itu daging kualitas bagus seharga Rp 130 ribu. Ya kalau tidak mampu beli seharga itu, beli tetelannya saja,” kata Gubernur Banten Rano Karno, Selasa (21/6).

Sebab memang, berdasarkan keluhan warga yang bertemu dengannya saat sidak di dalam pasar, bila membeli daging beku atau impor, rasanya sangat berbeda dengan daging segar yang masih merah dan digantung. Jadi, Rano pun menyarankan, bila enggan membeli daging beku namun tidak mampu membeli daging sapi, lebih baik warga mencari alternatif lain.

“Harga daging ayam juga masih relatif murah kok. Baik boiler atau kampung, ikan segar juga lebih murah lagi. Keduanya memiliki kandungan gizi yang sama bagusnya,” tuturnya.

Rano pun mengakui, bila dirinya tidak bisa menekan harga daging sapi. Sebab permintaan yang tinggi di bulan Ramadan ini, menjadikan harga daging semakin melambung.

“Tapi yang jelas, kami terus memantau dan memastikan, bila ketersediaan stoknya di setiap pasar di Provinsi Banten terjamin. Tidak ada yang kekurangan,” kata Rano Karno.

Bila pun ada kekurangan, dia akan berkoordinasi dengan Bulog untuk rajin melakukan operasi pasar untuk mengatasi ketersediaan stok ataupun tingginya harga.

Sementara dalam sidak tersebut, Rano beserta tim gabungan dari BPOM Banten, Dinas Pertanian dan Peternakan serta Dinas Perdagangan Provinsi Banten, juga mengecek keamanan kandungan makanan. Menurutnya, ada sekitar 26 sampel makanan yang diambil, dan keseluruhannya negatif zat-zat berbahaya.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge