0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jenazah Malmot yang Tewas di Jurang Sudah Diambil Keluarga

Lokasi Jurang Suroloyo, Desa Mriyan, Musuk, lokasi pelaku pencurian motor terjun dan tewas (timlo.net/nanin)

Boyolali — Polsek Musuk terus melakukan pengembangan terhadap maling motor (Malmot) yang ditangkap di Desa Mriyan, Musuk, Boyolali, dimana satu pelaku tewas setelah terjun ke jurang saat dikejar warga. Terungkap kedua pelaku, Thomas Septiyanto alias Dimas (26) warga Banyudono, yang selamat, sudah berulang kali melakukan tindak kejahatan.

“Tersangka Thomas ini pernah ditembak petugas saat mencuri, dia juga pernah masuk penjara,” kata Kapolsek Musuk, AKP Sukoco, Selasa (21/6).

Sementara, petugas sempat dibuat kesal dengan pengakuan Thomas terkait identitas rekanya yang tewas masuk jurang. Awalnya, Thomas mengaku rekanya yang tewas bernama Pitik asal Tulung, Klaten. Setelah ditelusuri petugas, identitas aslinya bernama Rudi Prihantoro alias Pitik (26) warga Dukuh Bentangan, Desa Doplang, Kecamatan Teras, Boyolali.

“Pelaku Rudi ini juga pernah dihukum penjara di Solo dan Klaten,” tambah Sukoco.

Sementara itu, hari ini, pihaknya baru bisa melacak keberadaan keluarga Rudi. Pihak keluarga hari ini juga sudah mengambil jenasah Rudi di kamar mayat RSUD Pandanaran, Boyolali. Menurut Kapolsek, jenasah Rudi yang tersangkut di semak-semak tebing terjal jurang Suroloyo sedalam sekitar 200 meter itu, berhasil dievakuasi oleh Tim SAR BPBD Boyolali sekitar pukul 21.00 WIB.

“Kita terus kembangkan, untuk mencari kemungkinan tersangka Thomas terlibat tindak kejahatan lain,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, dua pelaku ini mencuri motor milik warga yang diparkir di pinggir ladang. Malang, aksi mereka ketahuan korban dan langsung diteriaki maling. Warga yang mendengar langsung melakukan pengejaran,malang bagi Rudi Pitik, saat dikejar lari melompat ke jurang sedalam 200 meter. Rudi tewas seketika dengan luka parah di kepala.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge