0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ingatkan Penambang, Pak Kadus Malah Dikeroyok

Kadus Sumber, Desa Klakah, Selo, Slamet (mengenakan jaket coklat), menjadi korban penganiayaan penambang di Kali Apu (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Gara-gara mengingatkan penambang agar tidak menrabas lahan tanah kas desa, seorang Kadus Sumber, Desa Klakah, Selo, Boyolali dianiaya sejumlah penambang. Kasus inipun dilaporkan ke Polres Boyolali.

“Sudah saya laporkan ke pihak berwajib, harapan saya bisa diproses hukum,” kata Slamet, Sang Kadus, Selasa (21/6).

Peristiwa tersebut berawal, saat korban mengingatkan kepada penambang untuk tidak menyentuh tanah kas desa. Sebelumnya, Slamet, sudah memasang tanda pembatas antara tanah kas desa dengan sungai yang ditambang. Namun, sehari kemudian, tanpa pembatas tersebut telah hilang. Slamet kemudian meminta operator back hoe untuk mengeluarkan alat berat dari lokasi.

“Tahu-tahu ada anak pengelola datang dan marah-marah,mereka lalu memukuli saya,ada lima orang yang memukul, mereka warga Kajor, Jrakah, ada juga yang dari Temanggung,” tambahnya.

Akibat penganiayaan tersebut, Slamet menderita luka memar di dagu, telinga dan mata memerah.

Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Muhammad Khariri, mengatakan, pihaknya saat ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan sejumlah saksi-saksi. Hanya saja, menurut informasi yang diterima, pihak desa sedang memediasi korban dan pelaku untuk berdamai.

“Kalau nanti damai, ya silakan mencabut laporan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge