0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir Selesai, Solo Ditetapkan Darurat Bencana

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Pemerintah Kota Solo menetapkan status darurat bencana banjir mulai Senin (20/6) hingga Rabu (22/6). Masa darurat tersebut kemungkinan diperpanjang bila dirasa perlu. Penetapan tersebut bertujuan untuk mencairkan anggaran tanggap darurat.

“Mulai hari ini, Solo ditetapkan darurat banjir sehingga dana bisa dicairkan,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Senin (20/6).

Dana tersebut, kata Rudy, diperlukan untuk perbaikan fisik bila ada kerusakan. Salah satunya pintu air Jurug yang dinilai mendesak untuk diperbaiki. Pintu tersebut tak bisa ditutup selama banjir melanda Solo selama dua hari sejak Sabtu (19/6) kemarin. Akibatnya, sejumlah rumah di Kelurahan Pucangsawit termasuk rumah Walikota tergenang banjir.

“Kita sudah minta DPU (Dinas Pekerjaan Umum) untuk menginventarisir kerusakan agar bisa segera diperbaiki,” kata dia.

Tak hanya kerusakan drainase, ia juga menginstruksikan agar kerusakan infrastruktur dan aset warga akibat banjir kemarin segera didata.

“Biar dampaknya bisa segera ditangani. Masalah penanggulangan banjirnya kita akan koordinasi dengan BBWSBS (Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo),” kata dia.

Terpisah, Plt Sekretari Daerah Solo, Rakhmat Sutomo mengatakan penetapan status darurta bencana banjir tidak masuk akal. Pasalnya, status tersebut ditetapkan setelah bencana banjir berlalu. Selain itu, dana APBD dirasa masih mencukupi untuk penanganan bencana.

“Kalau kerusakan tidak ada. Paling hanya rumah warga yang kotor. Tapi kita akan tetap bantu kalau ada masyarakat yang membutuhkan,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge