0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Konflik Penambangan Ilegal, Dua Kades Ajukan Pengunduran Diri

timlo.net/nanin
Kades Klakah Haryono (timlo.net/nanin)

Boyolali — Konflik penambangan galian C ilegal di Kali Apu, Selo, berdampak pada mundurnya dua kades, Kades Klakah, Haryono dan Kades Tlogolele, Widodo. Keduanya sudah mengirimkan surat pengunduran ke Bupati melalui Kabag Pemdes, Senin lalu (13/6).

“Saya sudah lelah mengurusi penambangan ilegal, apalagi selama ini belum ada aturan tegas,” kata Kades Klakah, Haryono, ditemui di balai desa setempat, Senin (20/6).

Dijelaskan, saat ini, pelaku penambang liar di Kali Apu, tidak hanya dilakukan masyarakat lokal. Namun, banyak warga dari luar daerah, seperti Temanggung, ikut masuk melakukan penambangan ilegal. Selama ini, pihaknya menunggu aturan tegas dari Pemerintah. Dimana, bila diijinkan dilakukan penambangan, maka semua harus diberi ijin.

“Tapi kalau dilarang, semua ya harus ditertibkan,” imbuhnya.

Saat ini, diakui konflik di masyarakat mulai muncul. Masyarakat sering bersitegang dengan penambang pasir. Warga yang tidak menginginkan adanya penambangan liar kerap menutup akses jalan menuju lokasi penambangan. Namun imbasnya, saluran air menuju rumah-rumah warga kerap dirusak oleh penambang.

“Saya sudah tidak bisa mengatasi, lebih baik saya mundur,” ujarnya Haryono.

Haryono sendiri pernah mengelola penambangan tanpa ijin di wilayah Kali Apu. Dia beberapa kali mendapatkan peringatan beberapa dari instansi terkait yakni Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng hingga Satuan Polisi (Satpol) PP. Haryono sendiri baru tiga tahun menjabat sebagai Kades Klakah.

Disisi lain, Kabag Pemdes Setda Boyolali, Arief Wardianta, mengakui sudah menerima surat pengunduran diri dua kades di wilayah Lereng Merapi tersebut. Namun sejauh ini, pihaknya masih melakukan pengkajian, termasuk alasan kedua kades mengundurkan diri.

“Kita minta camat untuk melakukan klarifikasi, baru nanti kita lakukan kajian,” imbuhnya.

Hal yang berbeda justru di ungkapkan Camat Selo, Wurlaksono, yang membantah adanya pengunduran diri dua kades di wilayahnya tersebut.

“Tidak ada yang mundur, itu berita bohong,” tegasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge