0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SD Muh PK Peringkat Pertama US

timlo.net/eko prasetyo
Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Surakarta, Rita Nirbaya (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK), Kottabarat Solo meraih peringkat pertama nil rata-rata Ujian Sekolah (US) baik Sekolah Dasar negeri maupun swasta. SD Muhammadiyah PK mencatat nilai rata-rata 276,0.

“SD Muhammadiyah PK memiliki nilai tertinggi diantara 10 besar SD di Kota Solo,” jelas Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Surakarta, Rita Nirbaya, Senin (20/6).

Ke 10 besar SD memperoleh nilai tertinggi rata-rata Ujian Sekolah, menurut Rita, antara lain, SD Muh PK 276,0; SDN Cemara Dua 269,2 ; SD Mangkubumen Kidul 266,0; SDN Sabrang Lor 265,4; SD Al Azhar Syifa Budi 265,0; SDN Kratonan 263,0; SD Takmirul Islam 261,4; SDN Pasar Kliwon 261,3; SDN Kleco 1 261,0 dan SDN Mangkubumen Lor 260,8.

Rita meminta kepada seluruh guru di SD Negeri di Kota Solo untuk senantiasa meningkatkan kualitasnya supaya tidak kalah dengan SD swasta. Meski 10 SD di Kota Solo yang meraih nilai tertinggi rata-rata Ujian Sekolah (US) masih didominasi dari SDN, namun tetap mewanti-wanti supaya prestasi di SDN juga harus ditingkatkan.

“SD Negeri itukan sudah dibiayai oleh pemerintah, seharusnya gurunya sudah tidak memikirkan duit. Gaji guru juga sudah di tanggung pemerintah lalu masih ada tambahan tunjangan profesi, seharusnya hal ini untuk pengembangkan kualitas guru dan bisa menaikkan prestasi muridnya. Beda dengan swasta yang harus cari uang untuk gaji guru dan sebagainya,” ujar Rita.

Menurut Rita, tingkat kelulusan SD di Kota Solo sebesar 100 persen. Angka tersebut dihitung dari jumlah peserta US. Ada tujuh siswa yang tidak mengikuti US yang terdiri dari lima siswa mengundurkan diri dan dua siswa berkebutuhan khusus yang mengikuti US sendiri dari sekolah lantaran tidak bisa mengikuti US pada umumnya. Dua siswa berkebutuhan khusus tersebut tetap lulus namun tidak mendapat ijazah dan hanya mendapat Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang bisa digunakan untuk masuk ke Sekolah Luar Biasa (SLB).

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge