0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir Surut, Warga Joyontakan Kembali ke Rumah

dok.timlo.net/ichsan rosyid
Banjir yang sempat menggenangi Kampung Joyontakan, kini telah surut (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Warga sejumlah kelurahan di Kota Solo yang dilanda banjir Minggu (19/6) kemarin, kembali menempati rumah masing-masing, Senin (20/6). Meski harus repot, mereka mengaku sudah terbiasa hidup dengan bencana banjir.

“Dari dulu juga seperti ini. Sudah biasa,” kata salah satu warga Joyontakan, Sri Mulyani.

Pantauan Timlo.net, wilayah-wilayah terdampak banjir berangsur-angsur mulai pulih. Selain membersihkan rumah dari lumpur, mereka juga menjemur barang-barang dan perabot rumah yang terendam banjir.

Pengakuan sebagian warga, kerugian dapat ditekan karena barang-barang berharga sudah diselamatkan sebelum air memasuki rumah. Seperti terpantau selama banjir di Joyontakan, warga mengungsi di sepanjang jalan Sudiarto membawa barang-barang berharga termasuk kendaraan bermotor. Sementara di Kelurahan Gandekan dan Sangkrah, warga mengungsi di Aula Kelurahan Gandekan dan Markas Koramil Sangkrah.

Lurah Joyontakan, Purbowinioto menuturkan, pihaknya sudah siap menghadapi bencana banjir lantaran wilayahnya sudah menjadi langganan banjir. Aparat maupun warga sudah siap bila sewaktu-waktu banjir melanda.

“Kita sudah paham karena kita tinggal di wilayah cekungan yang diapit dua sungai. Jadi sudah siap,” kata dia.

Menurutnya, pihak kelurahan sudah menyiapkan pompa air untuk mengatasi banjir. Namun kemarin, hujan berlangsung cukup lama dan merata. Akibatnya, debit air yang masuk terlalu tinggi sehingga melebihi kapasitas pompa air yang dimiliki.

“Kemarin malam sudah surut. Ini tinggal membersihkan sampah-sampah dan pemulihan saja,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge