0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Resahkan Warga, Sekolompok Remaja Dikeler Polisi

dok.timlo.net/tarmuji
Kapolsek Ngadirojo AKP Budiyono (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Dianggap meresahkan warga, tujuh remaja dilaporkan ke polisi. Diketahui warga, jika saat itu ketujuh remaja tersebut kedapatan tidur dan kongkow-kongkow di sebuah teras sekolah, Senin(20/6) pagi.

“Benar, kami mendapatkan laporan dari warga yang mengaku resah dengan perilaku remaja- remaja itu,” ujar Kapolsek Ngadirojo AKP Budiyono mewakili Kapolres Wonogiri AKBP RR Rumondor.

Dari tujuh remaja yang diamankan, dua di antaranya remaja putri. Saat hendak digiring ke Mapolsek Ngadirojo, kawanan remaja itu berdalih jika sudah bermalam di sekolah taman kanak (TK) semalam.

“Mereka baru kita data, namun yang jelas remaja itu telah membuat resah warga setempat yakni di Dusun Gembleb, Desa Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, maka kita bawa ke kantor untuk pembinaan,” jelasnya.

Kapolsek juga menyebut, tujuh remaja tersebut berasal dari desa setempat dan dari kecamatan tetangga. Dia juga mengatakan, jika dua gadis tersebut sudah putus sekolah sedang pemuda lainnya bukan lagi pelajar, bahkan mereka sudah ada yang bekerja.

“Yang perempuan itu dari Jatiroto, dua pria asli Kerjo Kidul, dan lainnya dari Jatisrono serta dari Sempukerep ,Sidoharjo,” katanya.

Namun demikian, Kapolsek belum memberikan data diri secara rinci para remaja tersebut. Diakui, saat anggotanya tiba di lokasi, ketujuh remaja tersebut tengah tiduran di teras sekolah TK desa setempat.

Menyikapi hal tersebut, Kapolsek memanggil orang tua mereka untuk menjemputnya sekaligus membuat surat pernyataan. Dari pengakuan mereka sebelumnya, ketujuh remaja itu terlebih dulu menginap di rumah salah satu pemuda yang berasal dari Desa Kerjo Kidul. Namun lantaran keluarganya tidak menghendaki, akhirnya para pemuda tersebut diusir.

Dijelaskan, para remaja tersebut sudah berada di Desa Kerjo Kidul sejak Selasa (14/6) pekan lalu, mereka menginap di rumah salah satu pemuda yang turut serta diamankan. Kemudian pada Sabtu (18/6) siang, kelompok remaja ini diusir warga. Bukannya pergi dari desa itu, namun sekelompok remaja ini malah bermalam di teras TK desa setempat.

Ditambahkan, saat diamankan, polisi tidak menemukan benda apapun di lokasi, baik kondom atau pun bekas celana dalam dan kondisi mereka pun sehat tidak dalam keadaan mabuk. Kapolsek pun menampik jika ketujuh remaja tersebut telah melakukan pesta seks.

“Ini saya masih koordinasikan dengan pimpinan, kemungkinan kasus ini akan dikembangkan terlebih dahulu,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge