0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Terdampak Banjir Capai 11.500 Jiwa

timlo.net/putra kurniawan
Jalan raya Mojolaban terendam banjir di Desa Laban (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Banjir yang terjadi di tiga kecamatan sejak Sabtu (18/6) malam hingga Minggu (19/6) petang merendam rumah 11.500 jiwa dari 2.875 kepala keluarga. Hingga saat ini sebagian warga masih bertahan di tenda-tenda pengungsian yang tersebar di desa masing-masing.

“Saat ini masih ada sebagian warga terdampak banjir bertahan di tenda pengungsian di atas tanggul Sungai Bengawan Solo dan pos pengungsian lainnya. Dan kita masih terus melakukan distribusi logistik berupa makanan dan kebutuhan hidup lainnya,” kata Kepala BPBD Sukoharjo, Suprapto, Minggu (19/6).

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan jumlah total warga terdampak banjir 11.500 jiwa dari 2.875 kepala keluarga. Para warga terdampak banjir ini tersebar di 15 desa yang berada di sekitar Sungai Bengawan Solo dan Anak sungai di Kecamatan Grogol, Mojolaban dan Polokarto.

Ketinggian air antara 30 cm hingga 150 cm akibat meluapnya sejumlah anak Sungai Bengawan Solo sejak Sabtu malam. Sedangkan di Kecamatan Tawangsari air merendam areal persawahan di sebelah barat SMA N I Tawangsari, dan di Weru banjir juga merendam sawah setinggi 60 cm.

“Data maih terus berjalan dan hingga saat ini kami terus melakukan update data bencana banjir baik korban jiwa, harta maupun pertanian yang terendam air yang berpotensi gagal panen,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge