0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hujan Hambat Perbaikan Jalur Solo-Selo-Borobudur

Perbaikan jalur Solo-Selo-Borobudur di wilayah Cepogo-Selo, Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Hujan yang menguyur wilayah Lereng Gunung Merapi Merbabu menghambat perbaikan jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB). Jalur SSB yang menghubungkan wilayah Boyolali-Magelang, dipastikan belum siap untuk arus mudik lebaran.

“Belum siap untuk jalur mudik, masih banyak yang harus diperbaiki,” kata Pengawas Jalan SSB Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Sumarwan, Minggu (19/6).

Salah satunya di jalur sepanjang 1 km antara Candi Petak-Gebyog Kecamatan Selo, dimana kerusakan di titik tersebut paling parah. Di titik tersebut, lanjut Sumarwan, hingga saat ini belum tersentuh perbaikan. Rencananya, ruas jalan tersebut akan diratakan terlebih dahulu agar bisa dilalui saat lebaran.

“Kalau diruas lain seperti Cepogo – Mliwis perbaikannya hampir selesai sebelum lebaran,” tambahnya.

Dijelaskan, masih tingginya intensitas hujan, mengakibatkan perbaikan terhambat. Diantaranya, material perbaikan jalan banyak yang terbawa air hujan. Saat ini proses perbaikan belum mencapai 50 persen. Selain itu, kerusakan di jaur SSB di perbatasan Magelang-Boyolali, membuat perjalanan truk mixer dan kendaraan pembawa material menjadi lambat. Namun pihaknya optimis bulan November perbaikan jalur SSB selesai sesuai target.

“Minimal butuh waktu dua jam untuk bisa sampai di lokasi perbaikan,” ujarnya.

Disisi lain, salah satu pengguna jalan, Hernawan (36) warga Selo, bila hujan turun jalur SSB sangat sulit dilalui, apalagi banyak material yang berserakan di jalan.

“Sebagian sudah bisa dilalui, tapi kalau hujan harus ekstra hati-hati,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge