0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Inilah Aksi Para Santri di Tengah Banjir

timlo.net/putra kurniawan
Para santri Ponpes Singo Ludiro membantu mendorong motor yang mogok di tengah banjir (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Di tengah banjir yang merendam ruas Jalan raya Mojolaban di Desa Laban, ada aksi yang dilakukan sejumlah remaja santri Ponpes Singo Ludiro. Mereka dengan sukarela mendorong puluhan motor yang mogok karena nekat menerjang banjir yang masih cukup tinggi.

“Pondok juga kebanjiran dan kami ke sini untuk membantu warga yang motornya macet di tengah banjir. Kami ada delapan orang yang ikut dan atas inisiatif kita sendiri,” kata salah satu santri, Muhammad Hilal, Minggu (19/6).

Tidak hanya mendorong kendaraan yang macet di tengah banjir, terkadang mereka juga suka rela membawakan barang bawaan pengguna jalan. Dan uniknya, para santri yang tengah menempuh pendidikan di bangku SMA ini tidak mau diberi imbalan sedikitpun.

Mereka mulai membantu melancarkan arus lalulintas yang macet akibat banjir setinggi 30 cm sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Dan anak-anak yang rata-rata berusia 16 tahun ini baru kembali untuk membersihkan pondok setelah banjir sudah surut.

“Sejak saya menempuh pendidikan di sini, baru kali ini yang banjir cukup parah, sebelumnya apda Bulan Februari juga banjir namun tidak separah ini. Dan kami hanya ingin membantu itu saja, tidak mengharapkan imbalan dan sebagainya,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge