0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disumbang Ayam Oleh Bill Gates, Negara Ini Tersinggung

Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk
Bill Gates. (Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk)

Timlo.net—Usaha Bill Gates untuk menyumbangkan 100 ribu ayam ke negara-negara miskin memperoleh perlawanan dari pemerintah Bolivia. Negara itu menolak sumbangan ayam itu dan menganggap jika sumbangan itu menyinggung.

The Gates Foundation mengumumkan pada Juni 2016 jika mereka bekerja sama dengan organisasi Heifer International untuk sebuah proyek disebut “Coop Dreams”, yang bertujuan mendistribusikan 100 ribu ayam di antara negara-negara dengan tingkat kemiskinan tinggi, terutama di wilayah sub Sahara, Afrika, tapi juga di Bolivia.

“Saat saya tumbuh dewasa, ayam bukanlah sesuatu yang Anda pelajari, mereka adalah sesuatu yang Anda jadikan bahan lelucon,” kata Gates dalam blog berjudul “Why I would Raise Chickens”.

“Hal ini menjadi pembuka mata saya untuk belajar perbedaan yang bisa dilakukan ayam untuk melawan kemiskinan. Hal ini terdengar lucu, tapi saya sungguh-sungguh saat berkata saya senang dengan ayam,” tambahnya.

Tapi Pemerintah Bolivia tidak menanggapi upaya Gates ini secara positif. “Dia tidak tahu realitas yang ada di Bolivia untuk berpikir kita hidup di era 500 tahun lalu, di tengah hutan tidak tahu bagaimana memelihara ayam,” kata Menteri Pengembangan Tanah dan Pedesaan, Cesar Cocarico dilansir oleh Reuters.

“Dengan hormat, dia harus berhenti berbicara tentang Bolivia dan begitu dia tahu lebih banyak, minta maaf kepada kami,” tambahnya.

Bolivia berkata mereka memproduksi 197 ayam per tahun, dan memiliki kapasitas mengekspor 36 juta ayam. IMF (International Monetary Fund) baru-baru memprediksikan jika produk domestik bruto Bolivia akan naik 3,8 persen pada 2016.

Bank Dunia berkata jika pertumbuhan ekonomis di Bolivia rata-rata 4,8 persen dalam tujuh tahun terakhir. Tapi organisasi itu juga berkata sekalipun mengalami kemajuan, kemiskinan mempengaruhi 50% dari populasi dan ketidaksetaraan penghasilan tetap tinggi.

“(Gates seharusnya) belajar jika kami orang Bolivia memiliki produksi yang tinggi dan tidak perlu pemberian ayam untuk hidup, kami punya martabat,” kata Cocarico kepada para wartawan di ibukota Bolivia La Paz.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge