0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Hanyut Bengawan Solo Ingin Merawat Orangtuanya

Jembatan sesek lokasi guru les hanyut (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Korban hanyut di Sungai Bengawan Solo dikenal sebagai anak yang sangat berbakti kepada orag tuanya. Namun keinginnya untuk lebih berbakti kepada orang tua lebih lama lagi tidak bisa kesampaian setelah hanyut di sungai Bengawan Solo pada Kamis (16/6) petang.

“Dia teman baik saya, baru pulang dari kuliah di Jakarta, belum lama ini pulang katanya ingin mengurus orang tuanya, tidak disangka akan berakhir seperti ini, Siska itu orangnya sangat berbakti kepada orang tuanya,” kata salah satu teman Siskawati, Anom, Jumat (17/6).

Siskawati ditemukan telah meninggal dunia pada Jumat (17/6) sekitar pukul 01.30 WIB di wilayah Desa Dalangan, sekitar 500 meter dari jembatan tempat dia terjatuh. Sedangkan sepeda motor Honda Supra miliknya ditemukan tersangkut di jembatan sesek bambu.

Korban terjatuh setelah motor yang dikendarainya terpeleset dari atas jembatan yang terbuat dari anyaman bambu pada Kamis (16/6) sekitar pukul 16.30 WIB. Pada saat kejadian, cuaca gerimis, sehingga jembatan menjadi licin.

“Korban menegerem ada bekasnya dan tidak sedang papasan sebenarnya, kita juga kurang tahu kejadian sebenarnya, namun yang jelas saat itu hujan gerimis dan jembatan cukup licin,” tandas Kabid Ops SAR Kab Sukoahrjo, Muchlis.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge