0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Diminta Waspadai Kemunculan Pasar Tumpah

merdeka.com
ilustrasi pasar (merdeka.com)

Solo – Komisi III DPRD Kota Solo mendesak Pemkot supaya melakukan pemetaan kawasan pasar tumpah beserta penanggulangannya pada momen mudik lebaran tahun ini. Pasalnya, pasar tumpah yang terjadi di beberapa titik dapat menimbulkan dampak kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas di Kota Bengawan.

“Jangan sampai pemudik merasa jengkel kalau masuk Solo akibat kemacetan yang diakibatkan pasar tumpah ini. Pemkot melalui dinas terkait harus jeli memetakan kawasan tersebut,” terang Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto, Jumat (17/6).

Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, kebanyakan pemudik memarkir kendaraan mereka saat berbelanja di sejumlah kawasan pasar dadakan. Diantaranya, Pasar Jongke, Pasar Gede, Pasar Kadipolo maupun kawasan lainnya. Meski pedagang tak sampai ke jalan, namun tingginya arus kendaraan dibarengi minimnya antisipasi mengakibatkan kemacetan yang cukup tinggi. Terlebih di kawasan pasar yang berada di akses masuk kawasan Kota Solo.

“Maka dari itu, jauh-jauh hari pihak terkait baik DKP maupun Dishubkominfo berkoordinasi melakukan pemetaan. Selain itu, juga kantong parkir disiapkan supaya mobil pelanggan pasar dadakan atau pasar tumpah ini tidak mengahalangi akses jalan,” terang Honda.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Solo mensinyalir terdapat 13 titik pasar tumpah yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Lokasi-lokasi tersebut umumnya menjadi jujugan pedagang dari berbagai daerah yang memanfaatkan momentum lebaran. Pasar tersebut diantaranya, Pasar Legi, Pasar Gede, Pasar Kadipolo, Pasar Jongke, Pasar Rejosari, Pasar Nusukan, Pasar Joglo, dan Pasar Kembang.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge